nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Ponsel Pelajar SMP di Surabaya Diperiksa, Ini Konten yang Ditemukan

Sindonews, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 16:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 11 519 2166833 ratusan-ponsel-pelajar-smp-di-surabaya-diperiksa-ini-konten-yang-ditemukan-x7CgwOv3US.jpg (Foto: Sindonews.com/Aan Haryono)

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar operasi gabungan dengan mengecek ponsel milik pelajar SMP. Operasi ini guna mencegah konten-konten negatif dan keterlibatan pelajar dalam tawuran dan gangster.

Operasi ini melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Satpol PP, Dinas Pengendalian Pendudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya.

Kepala Seksi Peserta Didik Sekolah Menengah, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Heri Setiawan mengatakan, target operasi untuk mencegah konten pornografi, foto-foto kekerasan dan indikasi tawuran.

Hasil pemeriksaan di beberapa sekolah, ditemukan konten-konten negatif di ponsel milik para pelajar. Namun tak ditemukan konten yang mengarah ke tawuran.

“Ketika ditemukan adanya konten negatif, maka pelajar itu akan mendapat sanksi berupa pembinaan khusus dan panggilan orang tua,” ujar Heri, Selasa (11/2/2020).

Kegiatan pemeriksaan ponsel milik pelajar ini akan dilakukan secara bertahap di beberapa SMP di Surabaya, baik negeri maupun swasta. Masing-masing OPD diharapkan menerjunkan dua orang personel dalam setiap kegiatan operasi.

Baca juga: Diduga Menculik Penumpang, Sopir Taksi Online Ngaku Salah Pencet Rute

“Sehari ada empat sekolah, kita lakukan sampai pertengahan Maret, sementara ini khusus anak SMP Negeri, bertahap nanti juga ke swasta,” jelasnya.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto menambahkan, berkaca dari pengalaman beberapa waktu lalu, melalui ponsel yang disita dari para pelajar tersebut, pihaknya dapat mengetahui adanya indikasi tawuran yang akan dilakukan. Sehingga hal ini kemudian bisa langsung dicegah dan diantisipasi.

Selain melakukan pemeriksaan ponsel milik pelajar sekolah, pihaknya juga rutin menggelar patroli di beberapa titik yang dinilai rawan aksi kejahatan. Patroli ini melibatkan jajaran kepolisian serta TNI. Bahkan, jajaran di tingkat kelurahan dan kecamatan, juga getol melakukan patroli rutin bersama. Mereka menggelar patroli bersama jajaran polsek dan koramil setempat.

“Sasaran kita warung-warung yang terindikasi menjual miras, kemudian warkop (warung kopi) yang kita sinyalir mereka menjadi tempat nongkrong para siswa,” katanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini