BEIJING - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan bahwa militer China tidak pernah terlibat dalam pencurian siber.
Pernyataaan itu dikeluarkan menyusul munculnya tudingan Amerika Serikat terhadap empat anggota militer China terkait peretasan perusahaan pemantau kredit Equifax pada 2017.
Menurut sejumlah pejabat penegak hukum AS, keempat orang tersebut meretas jaringan komputer Equifax yang berbasis di Atlanta. Mereka mencuri data seperti nama, tanggal lahir, nomor jaminan sosial, dan nomor SIM/KTP sedikitnya 10 juta warga Amerika.

Mereka juga mencuri nomor kartu kredit sekitar 200.000 warga negara AS. Keempat orang itu juga dituduh mencuri rahasia-rahasia perdagangan, termasuk desain-desain pangkalan data.