nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AS dan Taliban Genjatan Senjata Selama 7 Hari

Agregasi VOA, Jurnalis · Sabtu 15 Februari 2020 11:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 15 18 2168874 as-dan-taliban-genjatan-senjata-selama-7-hari-X98uUabjXA.jpg Pasukan AS di Afghanistan. (Foto/Defence One)

MUNCHEN - Amerika Serikat (AS) dan kelompok Taliban Afghanistan capai kesepatan melakukan gencatan sementara selama tujuh hari.

Seorang pejabat yang tak mau disebut namanya, dalam laporan VOA, Sabtu (15/2/2020) kesepakatan membahas detail tentang apa yang disebut persetujuan "Pemulihan".

Kesepakatan itu akan mengikat Taliban untuk tidak melancarkan serangan bom di pinggir jalan dan serangan roket melawan roket melawan pasukan Afghanistan, dan juga pasukan tentara Amerika di mana saja di negara itu.

Pejabat AS yang hadir bersama Menteri Luar Negeri Mike Pompeo di Munchen, Jerman tersebut menjelaskan, jika pemberontak menyetujui komitmen mereka, maka persetujuan itu akan membuka jalan bagi persetujuan perdamaian yang lebih luas yang telah dirundingkan oleh para pengurus Amerika dan Taliban selama persetujuan ini.

Sumber-sumber Taliban Afghanistan mengklaim periode tujuh hari akan dimulai 22 Februari dan perjanjian perdamaian akan ditandatangani pada 29 Februari.

Sumber-sumber pemberontak mengatakan penjamin internasional seperti PBB, Rusia, China, Arab Saudi, Pakistan, Jerman, Norwegia dan Qatar, yang selama beberapa bulan menjadi tuan rumah perundingan AS-Taliban, akan menyaksikan upacara penandatanganan itu.

Menlu AS Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan Mark Esper, bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dalam rapat itu pada hari Jumat.

Pengumuman itu dikeluarkan sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan ada "peluang baik" untuk mencapai kesepakatan dengan Taliban tentang perhitungan jumlah tentara AS di Afghanistan.

Mengenai kesepakatan tentang jumlah besar akan menjadi pertimbangan penting bagi Trump, yang berkali-kali lipat akan mengakhiri "perang yang tak ada habis-habisnya".

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini