Jumlah Pengungsi Idlib Suriah Tembus Rekor Baru

Agregasi VOA, · Minggu 16 Februari 2020 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 15 18 2169030 jumlah-pengungsi-idlib-suriah-tembus-rekor-baru-0fLRh7oTkM.jpg Pengungsi idlib, Suriah didominasi perempuan dan anak-anak. (Foto/UNHCR)

NEW YORK – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, lebih dari 140 ribu warga sipil telah mengungsi dari Suriah barat laut hanya dalam tiga hari terakhir.

Peningkatan pertempuran di Idlib dan Aleppo memaksa lebih dari 830 ribu orang mengungsi sejak awal Desember, menyebabkan apa yang dikatakan PBB adalah bencana kemanusiaan terbesar sejak konflik itu dimulai pada tahun 2011. Sekitar 3 juta orang tinggal di provinsi tersebut.

"Perempuan dan anak-anak adalah di antara mereka yang paling menderita," kata juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric kepada wartawan.

"Suhu di seluruh barat laut Suriah telah di bawah titik beku selama beberapa hari, membuat keluarga terpapar pada kondisi yang semakin keras," lanjut dia.

Foto/UNHCR

Banyak pengungsi yang bergerak ke utara menuju kamp-kamp yang sudah sesak di dekat perbatasan Suriah-Turki.

Mereka melarikan diri dari peningkatan pertempuran antara militer Suriah, yang didukung Rusia dan Iran, dan kelompok-kelompok oposisi bersenjata Suriah, yang sebagian di antaranya didukung Turki. Pemerintah Suriah berusaha menghancurkan kubu utama terakhir oposisi.

Situasi itu memburuk bulan ini, ketika pasukan pemerintah Suriah menewaskan 13 tentara Turki, memprovokasi Turki untuk membalas, dan merupakan konfrontasi terburuk antara dua negara bertetangga sejak konflik itu dimulai sembilan tahun lalu.

Pertempuran di sepanjang jalan raya utama itu juga menghambat distribusi makanan.

Program Pangan Dunia dan mitra-mitranya untuk sementara terpaksa menghentikan distribusi awal pekan ini karena pertempuran itu menghambat perjalanan truk dari Turki yang membawa pasokan ke wilayah tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini