Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

10 Senjata Milik TNI Korban Jatuhnya Heli MI-17 di Papua Diduga Diambil Masyarakat

Edy Siswanto , Jurnalis-Sabtu, 15 Februari 2020 |16:50 WIB
10 Senjata Milik TNI Korban Jatuhnya Heli MI-17 di Papua Diduga Diambil Masyarakat
Pangdam Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab (kiri) dan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (Okezone.com/Edy)
A
A
A

JAYAPURA – TNI masih mencari keberadaan 10 pucuk senjata api milik prajurit yang jadi korban jatuhnya Helikopter MI-17 yang jatuh di Pegunungan Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Senjata itu diduga sempat diambil oleh masyarakat saat heli milik TNI AD itu jatuh, pada akhir Juni 2019.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab mengatakan, saat jenazah ke 12 kru dan penumpang heli tersebut dievakuasi, 10 pucuk senjata api tersebut sudah tak ada. Senjata itu terdiri dari tujuh senjata laras panjang jenis SS1 dan tiga pistol.

"Saat pengambilan jenazah, senjata sudah tidak ada, sementara ada informasi masyarakat ada yang mengamankan, maka kita meminta masyarakat untuk mengembalikan," kata Herman, Sabtu (15/2/2020).

 Heli

Helikopter MI-17 milik TNI AD hancur usai jatuh di Pegunungan Bintang, Papua (Istimewa)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement