nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemuda Asal Mentawai Ditebas Samurai oleh Orang Tak Dikenal

Rus Akbar, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 09:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 17 340 2169501 pemuda-asal-mentawai-ditebas-samurai-oleh-orang-tak-dikenal-dSdfBRMBTn.jpg Parmono Saogo Dirawat di RSUP M Djamil Padang Usai Lehernya Ditebas Samurai oleh Orang Tak Dikenal (foto: Okezone/Rus Akbar)

PADANG - Parmono Saogo (21) warga Dusun Mapoupou, Desa Makalo, Kecamatan Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, jadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi di Jalan Sutomo, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi.

Korban pun mengalami luka serius di bagian leher sebelah kiri. Menurut Hengki Hotang (21) teman korban, peristiwa berawal saat korban keluar rumah untuk membeli makanan sekira pukul 02.00 WIB dengan berjalan kaki. Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul dua kendaraan roda dua yang ditunggangi empat orang.

Baca Juga: Pulang Observasi dari Natuna, Mahasiswi Asal Lombok Tengah Rindu Kembali ke Wuhan 

"Saat itu ada dua kendaraan roda dua datang dari Lubuk Begalung menuju arah Simpang Haru. Kemudian mereka hendak menabrak kami, tapi kami berdua melompat ke trotoar," tutur Hengki kepada Okezone, Minggu 16 Februari 2020.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

"Saat itu Parmono menoleh kendaraan yang ingin menabrak mereka, lalu satu kendaraan kembali menghampiri mereka, tiba-tiba orang diboncengi tersebut mengeluarkan samurai lalu mengibaskan ke arah kami," sambungnya.

Saat itu, Hengki menunduk, namun korban pada saat itu tidak sadar mereka akan diserang oleh orang tak dikenal. “Ketika saya kembali berdiri, saya melihat tangan Parmono sudah mengalir darah, saat itu dia memegang lehernya bagian kiri, ketika saat diperhatikan ternyata lehernya luka akibat sabetan samurai tersebut,” ujarnya.

Setelah menyerang korban, dua orang yang menyerang mereka dengan menggunakan kendaraan motor matik warna biru itu langsung melarikan diri bersama temannya yang menunggu tidak jauh dari lokasi.

“Saat itu ada satu orang melintas di lokasi kejadian, dan langsung melarikan korban ke Poliklinik Cicik untuk diselamatkan. Setelah itu saya langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Padang Timur yang berada di depan Poliklinik tersebut,” terangnya.

Lanjut Hengki, pada Minggu pukul 03,00 WIB korban dirujuk di RSUP M Djamil Padang, baru sekira pukul 06.00 WIB dioperasi sampai pukul 13.00 WIB selesai menjalani operasi.

“Kami tidak kenal orang yang menyerang kami, kami juga tidak ada masalah,” ujarnya.

Saat dirawat di RSUP M Djamil Padang, korban mengalami kritis. Namun pada Minggu sore sekira pukul 15.00 WIB, korban sudah siuman dari operasi.

Baca Juga: Ribut soal Panen Durian, Petani di Sumsel Dibacok Rekannya hingga Luka Parah

“Kondisi korban sudah membaik, sudah bisa bicara namun terbata-bata, kini korban sudah dipindahkan ke ruang rawat inap, minum sudah bisa tapi makan belum. Leher korban sudah dibalut,” tutur Resman teman lain yang menjaga korban.

Kapolsek Padang Timur, AKP Hendro Lesmono, membenarkan kejadian tersebut dan sudah menerima laporan dari korban, saat ini pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut. Namun, identitas para pelaku belum diperoleh.

"Benar ada kejadian Minggu dini hari, korban kondisinya sudah mulai membaik, lukanya di bagian leher dan korban sudah diberikan pertolongan medis, kita masih menyelidiki kasus tersebut," tutup Hendro, Senin (17/2/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini