PASAMAN – Longsor terjadi di Jorong Muntuai, Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Satu orang tewas dan seorang lagi belum ditemukan. Sementara dua lainnya patah tulang dan luka-luka.
“Longsor tersebut terjadi karena dipicu oleh faktor cuaca buruk di wilayah kebun masyarakat yang berada di kawasan hutan ulayat,” kata Agus Wibowo, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan tertulis, Senin (17/2/2020).
Longsor di Jorong Muntuai, terjadi, Minggu 16 Februari kemarin.
Korban meninggal adalah Minas (50). Sementara Fatimah (55) belum ditemukan. Warga yang luka-luka adalah Harapan (50) mengalami patah kaki dan Fauzi (19) luka pada wajah dan patah pinggang.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman, Basarnas, Kodim, Babinsa, Babinkamtibmas dan warga sekitar terus berupaya mencari dan mengevakuasi korban.
“Namun, upaya pencarian tersebut dihentikan sementara karena cuaca kurang bersahabat dan dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan,” ujar Agus.
Selain cuaca yang buruk, kendala lain dalam upaya pencarian dan evakuasi ialah minimnya akses untuk alat berat, lokasi yang jauh dan hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor selama kurang lebih 4 jam serta tidak ada akses sinyal komunikasi di lokasi kejadian.
Tim gabungan mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator guna membuka akses jalan yang masih tertimbun material longsor dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.