Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panik Dikejar BNN, Sindikat Narkoba Internasional Tewas Menabrak Pohon

Sindonews , Jurnalis-Senin, 17 Februari 2020 |16:20 WIB
Panik Dikejar BNN, Sindikat Narkoba Internasional Tewas Menabrak Pohon
(Foto: Sindonews.com/Satana Nasution)
A
A
A

MEDAN – Sebanyak 9 anggota sindikat narkoba jaringan internasional ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Penangkapan dilakukan di Aceh dan Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut).

Salah seorang anggota sindikat, Aflah tewas setelah mobil yang dikendarainya menabrak pohon. Tersangka melarikan diri bersama istrinya saat ditangkap. Petugas sempat melepaskan tembakan dan melukai istri tersangka. Setelah kecelakaan itu, tersangka bersama istrinya dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa Aflah tak tertolong.

Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, Aflah dan istrinya sempat hendak menabrak petugas. Namun, tersangka bisa dihentikan setelah mobil yang mereka kendarai menabrak pohon.

"Aflah mengalami luka di bagian kepala akibat benturan. Sedangkan istrinya terkena tembakan di bagian punggung. Pengungkapan kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut," kata kata Arman Depari, Minggu 16 Feberuari 2020 malam.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Dalam penangkapan itu, petugas menyita barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 33,9 kilogram (kg) dan 2.000 butir pil ekstasi. Jumlah tersangka meliputi, 5 orang tersangka dengan barang bukti sabu 18,9 kilogram ditangkap di Aceh, dan 4 tersangka lainnya dengan barang bukti sabu-sabu seberat 15 kg diringkus di Tanjung Balai.

Menurut Arman, operasi penangkapan terhadap sindikat narkoba jaringan Malaysia, Aceh dan Sumut tersebut, dilaksanakan petugas sejak Kamis 14 Februari 2020. Penangkapan pertama di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

"Narkoba ini dipasok oleh sindikat narkoba ini dari Malaysia dengan menggunakan jalur laut. Petugas kita langsung turun melakukan penyergapan ketika mendapatkan laporan penyelundupa narkoba tersebut," ujarnya.

Arman menyatakan, 5 orang ditangkap dengan barang bukti 18,9 kg sabu. Dalam pengembangan dilakukan ke Tanjung Balai Sumut, petugas menangkap 4 tersangka dengan barang bukti 15 kg sabu.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement