Diketahui, I merupakan guru mata pelajaran sosiologi sekaligus menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Usai video menempeleng siswa viral di media sosial, pihak sekolah langsung mencopot jabatanya dan menonaktifkan sementara.
Baca juga: Murid yang Menyaksikan Pemukulan Siswa SMAN di Bekasi Akan di Assessment
Guru I melakukan aksi kekerasan terhadap sejumlah siswa SMA Negeri 12 Kota Bekasi pada Selasa 11 Februari 2020. Aksi itu dilakukan ketika dia melihat terdapat 172 siswa terlambat sekolah.
Sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, I turun tangan menangani ratusan siswa yang telat. Para siswa pun dikumpulkan di halaman sekolah, tetapi beberapa siswa nampak menjadi sasaran luapan amarah guru yang juga mengajar mata pelaharan geografi dan sosiologi itu.
(Awaludin)