nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IRT di Jambi Diserang Beruang saat Panen Sawit

Azhari Sultan, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 00:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 18 340 2170008 irt-di-jambi-diserang-beruang-saat-panen-sawit-FAD3LhMI9P.jpg Ilustrasi

JAMBI - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Parit Tomo Ujung, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi, terpaksa dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Pasalnya, korban bernama Muntamah (55) yang sedang memanen hasil sawit di kebunnya tiba-tiba diserang seekor beruang, Senin (17/2/2020).

Akibat serangan beruang ganas tersebut, korban mengalami luka-luka di bagian wajahnya, hingga harus dijahit oleh petugas.

Camat Betara, Tony Ermawan Putra saat dihubungi Senin malam membenarkan adanya kejadian yang menimpa warganya tersebut.

Menurutnya, kejadian nahas tersebut terjadi di Parit Tomo Ujung (Darat, warga menyebutnya), saat korban sedang memanen sawit di kebunnya.

Namun, tanpa diduganya datang seekor beruang dan langsung menyerang korban. Akibat serangan beruang tersebut, korban mengalami luka-luka di bagian wajah.

“Korban langsung pun dibawa ke Puskesmas Sukorejo, Kecamatan Betara untuk menjalani perawatan dan pengobatan. Akibat luka yang dideritanya, korban terpaksa harus mendapat jahitan di bagian wajahnya,” tutur Tony.

Beruntung, luka korban tidak begitu parah. “Usai menjalani perawatan, korban kemudian diperbolehkan pulang. Dan saat ini, korban sudah berada di rumahnya. Untuk kondisi korban stabil, dan kita berharap semoga korban bisa cepat sembuh,” harapnya.

Camat Betara ini juga menambahkan, sudah bersama Kapolsek Betara melakukan koordinasi dengan BKSDA. “Artinya kita sudah melaporkan kejadian penyerang beruang yang menimpa warga kita ke BKSDA, karena saat ini sudah menjadi perhatian mereka (BKSDA, red)," tukasnya.

Menanggapi adanya kejadian yang menimpa warga di wilayahnya, Kapolsek Betara AKP S Harefa mengimbau kepada seluruh warga agar lebih berhati-hati jika berangkat bekerja di kebun.

"Jika ada warga yang melihat binatang buas seperti beruang dan lain sebagainya agar berhati-hati. Saya berharap segera berkoordinasi dengan Polri maupun BKSDA guna untuk dilakukan langkah-langkah lebih lanjut," tegas Harefa.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini