nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masker Langka, Perempuan Ini Gunakan Kostum Jerapah untuk Lindungi Diri dari Covid-19

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 13:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 19 18 2170827 masker-langka-perempuan-ini-gunakan-kostum-jerapah-untuk-lindungi-diri-dari-covid-19-sarhx7Zore.jpg Foto: South China Morning Post.

LUZHOU - Masker wajah menjadi barang yang langka di tengah wabah virus korona, atau Covid-19, terutama di China, karena membludaknya permintaan. Keadaan ini menyebabkan banyak orang tidak bisa mendapatkan perlindungan yang diperlukan dari virus yang mulai menyebar sejak akhir tahun lalu itu.

Dalam kondisi itu, banyak orang mulai berkreasi untuk melindungi diri mereka, seperti yang dilakukan seorang wanita bermarga He belum lama ini. Dia menjadi viral setelah muncul di rumah sakit dengan mengenakan kostum jerapah yang menutupi seluruh tubuhnya guna menghindari infeksi Covid-19.

He mengatakan bahwa dia tidak punya pilihan selain membeli dua kostum yang menutupi seluruh tubuhnya secara online setelah dia tidak bisa mendapatkan masker wajah. Demikian diwartakan South China Morning Post, Rabu (19/2/2020).

Dia terlihat dengan penampilan itu saat mengunjungi rumah sakit di Kota Luzhou, Provinsi Sichuan, barat daya China. Kostumnya, yang menutupi kepalanya dari ujung rambut sampai ujungnya mengembang dan memiliki jendela kecil tertutup plastik film yang memungkinkannya untuk melihat.

He yang juga membeli kostum alien bersama kostum jerapahnya mengatakan bahwa masker lamanya telah kadaluwarsa dan dia tidak bisa membeli yang baru. Karena dia adalah orang paling sehat di keluarganya, He setuju untuk menjalankan tugas seperti berbelanja bahan makanan karena dia tidak ingin orang tuanya terkena virus.

Dia mengunjungi rumah sakit karena ayahnya adalah pasien reguler di departemen pernapasan rumah sakit dan membutuhkan obatnya. Dia juga meminta dokternya untuk melakukan konsultasi virtual dengannya melalui webcam.

Namun, pihak berwenang mengatakan bahwa kostum seperti yang dia kenakan tidak dapat melindungi orang dari infeksi dan perlu didesinfeksi setelah digunakan. Para petugas medis China juga menyarankan orang untuk mengganti masker secara teratur karena bakteri dapat tumbuh jika masker digunakan kembali. Staf medis diminta untuk menggunakan yang baru setiap enam jam.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini