Baca juga: WHO: Tidak Ada Indikasi Kasus Virus Korona di Korea Utara
Ada beberapa alasan mengapa Indonesia mengatakan "masih negatif korona", salah satunya adalah tidak ada tes klinis bagi mereka yang tak menunjukkan gejala, meski mereka memiliki resiko tinggi tertular.
"Karena tingginya angka perjalanan dan juga perubahan epidemiologi virus korona (Covid-19), para dokter disarankan untuk melakukan tes, termasuk virus korona, bagi mereka yang pernah melakukan perjalanan di Hong Kong, Indonesia, Jepang, Singapura dan Thailand dalam masa 14 hari sebelum adanya gejala tertentu," pernyataan VicHealth menyebutkan.
Oleh karena itu, mereka yang sudah melakukan perjalanan ke negara-negara tersebut dalam 14 hari terakhir, kemudian menunjukkan gejala gangguan pernapasan akut, seperti sesak napas atau batuk, diminta untuk ke dokter.
Dokter kemudian akan mendiskusikan jika perlu dilakukan tes untuk virus korona.