Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pilkada Solo 2020 Berpotensi Diikuti Tiga Pasangan

Agregasi Solopos , Jurnalis-Rabu, 19 Februari 2020 |10:58 WIB
Pilkada Solo 2020 Berpotensi Diikuti Tiga Pasangan
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

SOLO – Pemilihan Kepala Daerah Kota Solo pada 23 September 2020 dinilai berpotensi diikuti tiga pasangan. Tiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota itu disebut-sebut dua berasal dari jalur independen dan satu didukung partai politik.

Dua pasangan dari jalur perseorangan tersebut yakni Bagyo Wahyono dan FX Supardjo (Bajo) serta Muhammad Ali Naharussurur dan Achmad Abu Jazid (Alam).

Baca juga: PDIP Umumkan Hasil Uji Kelayakan Gibran, Pramono dan Teguh pada Maret 

Sementara satu pasangan dari jalur partai politik yaitu calon yang bakal diusung PDIP dan koalisinya. Sampai sekarang pun belum ada informasi adanya pasangan calon lain dari jalur parpol di luar PDIP.

Lalu terkait pencalonan dari jalur independen, jumlah fotokopi KTP sebagai syarat dukungan untuk pasangan Bajo terus bertambah. Sampai Selasa siang kemarin, dukungan yang diunggah secara daring sudah mencapai 40.879 orang.

Tim Bajo mengklaim bisa mengumpulkan hingga 45.000 suara dukungan untuk diunggah di aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Hingga Selasa, data yang ter-input sudah 43.790 orang," ujar Sutrisno, perwakilan dari Tim Paslon Bajo, seperti dikutip dari Solopos, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Yakin Menang di Pilkada Solo, Gerindra Sebut Gibran Titisan Presiden Jokowi 

Selanjutnya mereka akan menyerahkan berkas persyaratan ke KPU Kota Solo. Kemudian menunggu proses verifikasi faktual.

Sedangkan Tim Paslon Alam mengklaim sudah meraih dukungan lebih dari jumlah minimal yang disyaratkan yakni 35.870 orang. Namun data itu belum diunggah ke aplikasi Silon karena masih menunggu penyerahan berkas dukungan kepada KPU Solo.

Perwakilan Tim Paslon Alam, Agus Tunin Muhammad Syahid, mengatakan penyerahan berkas syarat dukungan akan dilakukan pada Jumat 21 Februari 2020.

"(Data dukungan) sudah memenuhi kuota yang disyaratkan. Tapi memang belum kami online-kan. Kami sengaja silent mode. Selanjutnya tinggal (penyerahan syarat dukungan) Jumat siang setelah Salat Jumat," tuturnya.

Baca juga: Waketum Gerindra Ungkap Prabowo Subianto Beri Arahan Dukung Gibran 

Ia mengatakan bahwa untuk pengunggahan data dukungan secara daring akan dilakukan bersama tim dari KPU Kota Solo. Alasannya, Tim Paslon Alam tidak ingin terjadi masalah bila pengunggahan data dukungan dilakukan secara mandiri.

"Kami tidak mau ada trouble, makanya nanti kami online-nya ke KPU langsung," imbuhnya.

Dia menjelaskan, Tim Paslon Alam menyiapkan data dukungan hingga 40.000 orang. Angka itu untuk mengantisipasi data dukungan tidak memenuhi syarat.

Persebaran dukungan untuk Alam, menurut dia, sudah mencapai lima wilayah kecamatan. Artinya telah memenuhi syarat minimal dari tiga kecamatan.

"Basis suara dari teman-teman kami saja. Getok tular di antara teman-teman," sambungnya.

Baca juga: Bersaing dengan Gibran, Achmad Purnomo Bakal Terima Apa pun Keputusan PDIP 

Terpisah, perwakilan dari pasangan Miftah Alim Harphanto-Ronny Cahyanegara (Hero) yakni Dimas Prakoso Aryono enggan diwawancarai Solopos saat ditemui di Kantor KPU Kota Solo.

Dia beralasan ingin berkonsultasi terlebih dulu dengan jajaran KPU Solo. Dirinya juga tidak mau menyebutkan perihal maksud dirinya berkonsultasi ke KPU Solo pada Senin 17 Februari 2020 siang.

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement