nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Longsor, Jalan Penghubung Desa di Kendal Terputus

Sindonews, Jurnalis · Kamis 20 Februari 2020 16:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 20 512 2171589 longsor-jalan-penghubung-desa-ke-kendal-terputus-duSMyELb6Y.jpg Warga melintas di jalan penghubung Dukuh Cipluk, Desa Sidokumpul dan Desa Kalices, Kecamatan Patean, Kendal, lonsgor, Kamis (20/2/2020). (Foto : iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL – Jalan yang menghubungkan Dusun Cipluk, Desa Sidokumpul dan Desa Kalices, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, longsor. Akses warga pun terputus sehingga mereka harus memutar mencari jalan lain yang lebih jauh. Longsornya jalan itu disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Pantura Jawa Tengah, sejak Rabu 19 Februari hingga Kamis (20/2/2020) siang.

Jalan yang baru rampung dikerjakan tiga bulan lalu rusak parah akibat longsor. Jalan yang menjadi akses ke pusat pemerintahan ini tak bisa dilalui kendaraan. Selain itu, tanah di sekitar lokasi masih labil dan terjadi pergerakan tanah.

Warga Dusun Cipluk, Setyo mengatakan, jalan rabat beton diketahui longsor tadi pagi sekira pukul 05.00 WIB. Semakin siang, kondisinya makin parah karena hujan tak kunjung reda. Longsor akhirnya menggerus jalan rabat beton ini hingga tidak bisa lagi dilalui.

"Karena tidak bisa dilalui sejumlah siswa terpaksa tidak berangkat karena terlalu jauh jika memutar. Warga hanya berharap jalan ini diperbaiki sehingga aktivitas warga kembali normal," katanya, Kamis (20/2/2020).

Kepala Desa Sidokumpul, Andi Rimbawanto, membenarkan jalan yang longsor ini baru selesai dikerjakan menggunakan Dana Desa 2019. Panjang jalan yang longsor sekitar 200 meter dengan ketinggian lebih dari 5 meter.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Perhutani untuk membuat akses jalan darurat agar warga kembali beraktivitas," katanya.

Sementara itu, Kepala RPH Sojomerto Selatan, Muhidin mengatakan, akibat jalan longsor sejumlah tanaman produksi milik Perhutani rusak.


Baca Juga : Diguyur Hujan Deras, Jalur Singaraja-Bedugul Longsor

"Tanah di lokasi ini memang sangat labil sehingga rawan terjadi longsor jika hujan deras dan limpahan air dari atas mengalir," katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini