nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Jambi Ini Akan Audiensi dengan Kapolri Usai Viral Nyanyi 'Jiayou Wuhan'

Azhari Sultan, Jurnalis · Jum'at 21 Februari 2020 13:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 21 340 2172012 polisi-jambi-ini-akan-audiensi-dengan-kapolri-usai-viral-nyanyi-jiayou-wuhan-MrvOiy16j1.jpg Bripka Hans Simangunsong (dua kiri). (Foto: Ist)

JAMBI – Virus korona atau Covid-19 yang merenggut ribuan jiwa manusia menimbulkan perhatian dan dukungan banyak negara, tidak terkecuali dari Indonesia. Seperti dilakukan seorang polisi dari Polda Jambi berpangkat brigadir kepala (bripka) memberi dukungan melalui lantunan lagu yang langsung menjadi viral di dunia maya.

Dialah Bripka Hans Simangunsong Andy Lau (42), anggota Satsamapta Polres Sarolangun Polda Jambi yang viral di media sosial Instagram (IG) @Kabarkampungkiitoo. Unggahan sejak dua hari lalu tersebut hingga Kamis 20 Februari 2020, sekira pukul 14.45 WIB, sudah disukai 2.120 akun dengan 22 komentar.

Baca juga: Viral Warganet Soroti Jalan Perancis Tangerang Rusak dan Berlubang 

Sementara di bawah foto polisi tersebut tertulis keterangan "Nyanyikan Lagu untuk Wuhan dan Tiongkok, Polisi Jambi Ini Viral! Bahkan Diberitakan oleh Beberapa Media di Negara China".

Sejumlah komentar dari warganet pun memenuhi kolom komentar. Di antaranya datang dari @asih_khumairah yang menulis, "Akhirnya Jambi terkenal gara-gara pak polisi nyanyi."

Sedangkan akun @mankkden menulis, "Nyanyi jugok pak untuk muslim Uighur."

Sementara Bripka Hans Simangunsong Andy Lau yang ditemui di kediamannya, kawasan Pasir Putih, Jambi Selatan, mengatakan tidak mengira lagunya bisa viral di dunia.

"Saya tidak mengira bisa seviral kayak gini. Saya hanya tergerak hati, sengaja menyanyikan lagu 'Jiayou Wuhan' untuk menyemangati masyarakat yang dilanda virus korona di Kota Wuhan, China," ungkapnya, Kamis 20 Februari 2020.

Baca juga: Pembunuh Kucing di Bekasi Hanya Dikenakan Wajib Lapor 

Ia menegaskan bahwa lagu 'Jiayou Wuhan' yang berarti 'Ayo Semangat Wuhan' ini bukanlah karyanya.

"Di sini saya luruskan, sebenarnya itu lagu bukan saya yang ciptakan. Tapi lagu Wuhan ini sebelumnya sudah ada. Jadi lagu Wuhan ini diciptakan oleh seseorang yang saya saja tidak kenal dan diciptakan memang untuk menyemangati Kota Wuhan," jelasnya.

Dia mengatakan lagu yang dinyanyikan itu awalnya kurang diminati di Indonesia. "Lagu tersebut sepertinya kurang diminati di Indonesia khususnya. Mungkin karena mereka tidak tahu dan mengerti apa arti dari lagu tersebut," ungkap suami dari lihayani Suyinta ini.

Menurut dia, setelah dibawakan ulang oleh dirinya, lagu tersebut ternyata banyak disukai oleh berbagai kalangan, seperti masyarakat etnis Tionghoa, China, dan lainnya.

Baca juga: Kadisdik Kota Bekasi Surati Gubernur Jabar, Minta Guru Pemukul Siswa SMAN 12 Dimutasi 

"Saat itu saya melihat dari media cetak, online, ataupun di televisi ada musibah virus korona di Wuhan. Jadi saya mencoba untuk mencari tahu lagu tersebut dan mencoba menyanyikan lagu tersebut dan ternyata ada respons dari Kementerian Luar Negeri," jelasnya.

Di samping itu dia mengungkapkan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk menjadi terkenal setelah membawakan ulang lagu tersebut.

"Enggak ada berpikir untuk (viral) itu. Sebenarnya saya ikut prihatin dan peduli dengan masyarakat yang ada di Wuhan sana. Makanya saya coba menyanyikan lagu tersebut. Karena saya tidak bisa memberikan secara materi, moril, namun saya bisa memberikan secara doa melalui lagu agar mereka lebih semangat," tuturnya.

Dampak dari viralnya lagu tersebut, bulan depan dirinya ada audiensi dengan Kapolri Jenderal Idham Azis. "Ada undangan audensi dari Kapolri, mungkin awal bulan lah," imbuhnya yang barusan pulang dari Jakarta usai mengikuti siaran dari televisi swasta.

Baca juga: Otaki Video Rekayasa Perkelahian di Thamrin, Seorang Dosen Ditangkap Polisi 

Baginya, apa yang menjadi buah keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan istri dan keluarga. "Ini tidak lepas dari doa istri tercinta, anak, dan keluarga," ucap ayah dari Eka Putri Simangunsong dan Nandito Dwi Putra Simangunsong ini.

Tidak hanya itu, dukungan tidak lepas dari atasan kedinasannya. "Saya juga berterima kasih kepada Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi, Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, Kasat Samapta Polres Sarolangun, juga Kapolri Jenderal Idham Azis yang mendukung saya," paparnya.

Dia berharap virus korona atau Covid-19 bisa cepat berakhir. "Bagi kita, tidak memandang suku dan agama, bila ada manusia kena musibah harus dibantu dan didoakan. Semua itu harus dilalui dengan sabar, karena ada hikmah dari peristiwa ini," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini