Dikarenakan belum dipamerkannya maket terkait perencanaan pembangunan TIM itu, Ridwan pun hingga saat ini masih mempertanyakan kebenaran mengenai rencana pembangunan hotel bintang lima di kawasan tersebut.
"Apa benar hotel bintang lima? Ah saya mana percaya dibangun hotel bintang lima di tempat sesempit itu," ungkapnya.
"Kan Planetarium enggak bisa dipindahkan. Enggak boleh kan itu, sebelum ada TIM kan sudah ada Planetarium, lalu rasanya menurut saya enggak masuk akal dibangun hotel bintang lima," tambah Ridwan.
Sekadar diketahui, pembangunan hotel merupakan bagian dari revitalisasi kawasan TIM dengan memakan anggaran Rp1,8 triliun. Proyek itu pun dimulai sejak Juni 2019, dan ditargetkan selesai pada 2021.
Baca Juga: Tak Restui Revitalisasi TIM, DPRD DKI Pangkas Anggaran Jakpro Rp400 Miliar
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.