nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pilot AS Tewas Setelah Jatuh dengan Roket Buatannya Sendiri

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 19:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 23 18 2172937 pilot-as-tewas-setelah-jatuh-dengan-roket-buatannya-sendiri-Uupvy0kWDa.jpg "Mad" Mike Hughes. (Foto: AP)

SAN BERNARDINO - Seorang pilot aksi nekat Amerika Serikat (AS) tewas dalam percobaan peluncuran roket buatan sendiri di gurun California. "Mad" Mike Hughes, (64) mendaratkan drurat roket bertenaga uapnya tak lama setelah lepas landas di dekat Barstow pada Sabtu, 22 Februari 2020.

Sebuah video di media sosial menunjukkan roket itu ditembakkan ke langit sebelum jatuh ke tanah di dekatnya.

Hughes terkenal karena kepercayaannya bahwa Bumi itu datar. Dia berharap untuk membuktikan teorinya dengan terbang ke luar angkasa.

BACA JUGA: Roket untuk Buktikan Bumi Datar Gagal Lagi Diterbangkan, Kenapa?

Peluncuran Sabtu dilaporkan difilmkan sebagai bagian dari Homemade Astronauts, serial TV baru tentang pembuat roket amatir yang akan ditayangkan di US Science Channel. Proyek itu harus dijalankan dengan anggaran yang ketat.

Menurut laporan Space.com yang dilansir BBC, Minggu (23/2/2020), dengan bantuan mitranya Waldo Stakes, Hughes berusaha mencapai ketinggian 5.000 kaki (1.525 m) saat mengendarai roket bertenaga uapnya.

Dalam video peluncurannya, sebuah parasut dapat terlihat membuntuti di belakang roket, tampaknya dikeluarkan terlalu dini, beberapa detik setelah lepas landas.

Dalam sebuah tweet, Science Channel mengatakan Hughes telah mati mengejar mimpinya.

Departemen Sheriff Kabupaten San Bernardino mengatakan, petugasnya dipanggil ke acara peluncuran roket sekitar pukul 14:00 waktu setempat pada Sabtu.

Kantor sheriff mengatakan "seorang pria dinyatakan meninggal setelah roket jatuh di gurun terbuka". Humas Hughes mengonfirmasi kepada media AS bahwa pilotlah yang tewas.

BACA JUGA: Ingin Buktikan Teori Bumi Datar, Pria AS Akan Terbang dengan Roket Buatan Sendiri

Mike “Si Gila” dan asistennya membangun roket buatan sendiri di halaman belakang rumahnya, menghabiskan sekitar USD18.000 (sekira Rp248 juta). Dia menjadi perhatian internasional saat mengumumkan niatnya untuk membuktikan teorinya bahwa bumi adalah datar.

Roket itu menggunakan tenaga uap yang dikeluarkan melalui nosel untuk propulsi.

Pada Maret tahun lalu, Hughes berhasil mencapai ketinggian 570 meter sebelum mengerahkan parasutnya dan mendarat dengan benjol.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini