nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bakal Calon Independen Pilwalkot Solo: Dari Penjahit hingga Guru Ngaji

Agregasi Solopos, Jurnalis · Senin 24 Februari 2020 03:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 24 512 2172991 bakal-calon-independen-pilwalkot-solo-dari-penjahit-hingga-guru-ngaji-aUNivLmaYv.jpg Bagyo Wahyono dan F.X. Supardjo bakal calon independen di Pilwalkot Solo 2020 (Foto: Solopos)

SOLO - Keberanian empat orang ini patut diacungi jempol dengan tekad kuat mereka menantang dominasi partai politik (parpol) dengan maju Pilkada Solo 2020 via jalur independen. Mereka adalah Bagyo Wahyono, F.X. Supardjo, Muhammad Ali Naharussurur, dan Achmad Abu Jazid.

Bagyo Wahyono sebagai calon wali kota (cawali) berpasangan F.X. Supardjo membantu Bajo. Sedangkan Muhammad Ali Naharussurur dan Achmad Abu Jazid berpasangan membentuk Alam.

Diwawancarai pada Sabtu 22 Februari 2020, Bagyo mengaku sehari-hari bekerja sebagai penjahit kebaya. Tapi banyak juga yang menyebutnya desainer khusus kebaya. "Pesanan dari berbagai daerah, termasuk Jepang dan negara lain,” ujar dia dikutip Solopos.

Pekerjaan itu sudah digeluti Bagyo selama lebih kurang 35 tahun. Bagyo tercatat sebagai warga Penumping, Laweyan. Baca Juga: Duduk Berdampingan dengan Airin di HUT Gerindra, Putri Ma'ruf Amin: Silaturahmi Saja

Sementara pasangannya, F.X. Supardjo, merupakan Ketua RW 007 di Karangturi, Pajang, Laweyan. Dia bekerja sebagai karyawan lembaga pelatihan kerja (LPK) di Kelurahan Pajang. Bagyo dan Supardjo belum mempunyai pengalaman di bidang politik.

Alam, Foto: Solopos

Di sisi lain, ada Muhammad Ali atau akrab disapa Abah Ali merupakan pengasuh di Pondok Pesantren Ta’mirul Islam, Solo. Setiap Minggu malam dia rutin menggelar kajian agama yang diikuti puluhan orang.

Kajian meliputi berbagai tema. “Kegiatan sehari-hari saya kadang nyambi tukang sapu pondok. Kadang juga mengajar, kadang tidak. Ada jadwalnya,” kata dia saat diwawancarai Solopos.com, Jumat 21 Februari.

Di antara jamaah yang rutin mengikuti kajian Ali yaitu mantan preman yang telah insyaf. Mereka dikenalkan dengan ilmu agama dan membaca huruf Arab. Dengan telaten Ali membimbing mereka hingga meninggalkan perilaku buruk di masa lalu.

“Yang lebih sering saya temani teman-teman yang alhamdulillah diistimewakan Allah SWT, diberikan hidayah, diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Saya menemani beliau-beliau mengaji A BA Ta itu saja. Demikian aktivitas saya,” terang dia.

Sedangkan Achmad Abu Jazid merupakan tokoh masyarakat di bidang usaha properti dan tanah. “Saya diamanahi guru saya untuk main properti dan tanah,” tutur warga Kelurahan Sumber, Banjarsari, itu saat diwawancarai wartawan.

Baca Juga: KPU Pandeglang Kembalikan Syarat Dukungan Vokalis Jamrud Krisyanto

Bila lolos sebagai cawali-cawawali Solo dari jalur perseorangan, Bajo dan Alam akan menghadapi pasangan cawali-cawawali yang diusung PDIP.

Di partai berlambang kepala banteng moncong putih itu ada Gibran Rakabuming dan Achmad Purnomo yang masih menunggu keputusan DPP mengenai siapa yang akan dapat rekomendasi.

Selain itu, ada Teguh Prakosa yang diusulkan oleh DPC PDIP Solo sebagai pasangan Achmad Purnomo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini