Terlebih, hingga saat ini belum ada satu pun warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif terjangkit virus korona. Meski demikian, Muhadjir tak bisa memastikan kapan jamaah Indonesia bisa kembali melakukan umrah ke Tanah Suci.
"Saya akan berkoordinasi dengan pihak terkait terutama Kemenag. Saya juga akan hubungi Kedubes Arab Saudi meminta kepastian dasarnya. Toh pada prinsipnya kan itu hak Pemerintah Arab Saudi untuk menerima atau tidaknya," paparnya.
Baca juga: Saudi Hentikan Sementara Umrah, Kemenag Perintahkan Jajarannya Sidak Bandara
Muhadjir meminta calon jamaah Indonesia untuk bersabar lantaran sementara ini belum bisa beribadah umrah. Pasalnya, pelarangan tersebut merupakan hak prerogatif Pemerintah Arab Saudi.
"Jadi saya mohon kesabarannya kalau mereka yang akan berangkat umrah sekarang mengalami penangguhan ini. Umrah ini ibadah, ibadah harus ikhlas, kalau memaksa kan nggak baik, nggak cocok, ibadah kok ngotot. Kalau di sana tertutup nggak bokeh ada perjalanan umrah diterima dengan sabar," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.