Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kronologi Perahu Terbalik di Sungai Brantas, Mesin Tersangkut Sampah

Avirista Midaada , Jurnalis-Minggu, 01 Maret 2020 |20:01 WIB
Kronologi Perahu Terbalik di Sungai Brantas, Mesin Tersangkut Sampah
Foto: Basarnas Surabaya
A
A
A

JOMBANG - Sebuah perahu penyeberangan Sungai Brantas yang berada di Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, terbalik dan menenggalamkan pemilik perahu, penumpang, dan dua unit sepeda motor.

Kepala Dusun Klaci Karyo menyatakan perahu yang tenggelam milik Surip (45). Sebelumnya perahu itu tengah menyeberangi Sungai Brantas dari arah barat ke timur dengan memuat lima orang penumpang dan dia unit sepeda motor.

"Itu kejadiannya Sabtu malam kemarin pukul 21.50 WIB. Ada anak sini mau nganter pacarnya sama temannya pulang ke timur naik perahu nyeberang sungai," ujar Karyo, kepada awak media Minggu siang (1/3/2020).

Saat perahu berada di tengah sungai, Karyo menyebut baling - baling mesin perahu tersangkut sampah, sehingga tidak berfungsi. Di saat bersamaan arus air cukup deras membawa perahu hanyut.

"Baling - balingnya terlilit sampah sehingga tidak berfungsi mesinnya. Kebetulan saat kejadian arus air cukup deras karena habis hujan, akhirnya perahu yang dinaiki itu terseret arus hingga Dam Karet dan terbalik," terangnya.

Baca Juga: Perahu Penyeberangan Terbalik di Sungai Brantas Jombang, 4 Orang Hilang

Dirinya menjelaskan ada empat korban hilang perahu terbalik dan dua unit sepeda motor yang tenggelam. Dari empat orang yang hilang, satu orang pengemudi perahu bernama Surip (45).

Sementara itu, keluarga korban selamat perahu terbalik bernama Mustam (51) mengatakan, bila keluarganya bernama Sukar (55), menjadi salah satu penumpang di perahu penyeberangan tersebut.

"Kakak saya jadi korban selamat, selain satu penumpangain yang selamat. Di perahu itu ada enam orang, lima penumpang dan satu pemilik dan operator perahu. Yang empat masih belum ditemukan, dua sepeda motor termasuk milik Sukar juga tenggelam. Saat ini kondisi kakak saya baik meski masih trauma," tuturnya.

Sedangkan dari data yang dihimpun empat orang yakni Anista Sugandis (18) warga Dusun Klaci, Dadang warga Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patihan Rowo, Nganjuk dan kekasihnya yang tidak diketahui identitasnya, serta Surip (45) yang juga operator perahu masih hilang dan dalam pencarian tim SAR.

Sementara dua korban selamat yakni Feriansyah (25) warga Dusun Sentanan, Desa Ngrobot, Patihan Rowo, Nganjuk dan Sukar (55), warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement