Uni Eropa Dukung Penuh Yunani Hentikan Pengungsi Melintas dari Turki

Rachmat Fahzry, Okezone · Rabu 04 Maret 2020 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 04 18 2177957 uni-eropa-dukung-penuh-yunani-hentikan-pengungsi-melintas-dari-turki-3E0Ogha3Wk.jpg Migran dari Turki di perbatasan Yunani. (Foto/TRT World)

ATHENA - Kepala Komisi Eropa memberikan dukungan penuh kepada Yunani untuk menghentikan para pengungsi dan migran yang melintasi perbatasannya dari Turki.

"Prioritas pertama kami adalah memastikan ketertiban dipertahankan di perbatasan luar Yunani, yang juga merupakan perbatasan Eropa," kata Ursula von der Leyen menyitiri BBC, Rabu (4/3/2020).

Dia berjanji kepada Yunani akan mengucurkan dana bantuan 700 juta Euro (sekira Rp11 triliun).

Turki pada Jumat melonggarkan perbatasannya membuat para migran bebas melintas ke Uni Eropa.

Baca juga: Turki Sebut Jutaan Pengungsi Segera Menuju Eropa

Keputusan itu dibuat akibat dampak perang saudara di Idlib, Suriah barat laut. Setidaknya 24.000 orang bersiap melintasi perbatasan Turki sejak Sabtu, menurut angka pemerintah Yunani.

Perdana Menteri Austria Sebastian Kurz menuduh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menggunakan migran sebagai pion. Dia juga mengumumkan bahwa pemerintahnya telah memperkuat perbatasan Austria.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell akan mengunjungi Ankara membahas keputusan Turki membatalkan pembatasan kesepatan migran pada 2016.

Kesepatakan tersebut merupakan solusi krisis migran, di mana hampir satu juta pengungsi dan migran tiba di Uni Eropa pada 2015 dan ribuan meninggal.

"Kekhawatiran Yunani adalah kekhawatiran kami," kata Von der Leyen.

"Saya berkomitmen penuh untuk memobilisasi semua dukungan operasional yang diperlukan kepada otoritas Yunani," lanjut dia.

Pada Senin 2 Maret, polisi Yunani mencegat perahu yang membawa para pengungsi dari perbatasan Yunani. Kapal itu kemudian terbalik menewaskan seorang bocah lelaki.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini