Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perkelahian Pecah di Parlemen Turki Terkait Kematian Tentara di Suriah

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2020 |11:32 WIB
Perkelahian Pecah di Parlemen Turki Terkait Kematian Tentara di Suriah
Foto: Twitter/@dokuz8haber.
A
A
A

ANKARA – Pertemuan Parlemen Turki berubah menjadi perkelahian yang kacau setelah seorang anggota parlemen oposisi menuduh Presiden Recep Tayyip Erdoğan tidak menghormati tentara Turki yang terbunuh baru-baru ini di Idlib, Suriah.

Diwartakan Russia Today, Kamis (5/3/2020), selama sesi tertutup tentang operasi militer Turki di Idlib, anggota oposisi Partai Republik Rakyat (CHP) Engin Ozkoc mengatakan Erdogan tidak menghargai pasukan yang mati dan juga bertindak tidak bertanggung jawab dengan mengirim mereka ke dalam konflik tanpa penutup udara.

BACA JUGA: Sedikitnya 33 Tentara Turki Tewas dalam Serangan Udara di Idlib Suriah

Tuduhan itu dengan cepat meningkat menjadi keributan besar di dalam ruang rapat antara kubu pendukung pemerintah dan politisi oposisi. Pukulan dilayangkan dan anggota parlemen saling menampar dan menendang satu sama lain.

Pekan lalu, lebih dari 30 tentara Turki terbunuh di Idlib setelah Ankara mengirim ribuan tentara ke provinsi Suriah itu dalam peningkatan besar permusuhan dengan Damaskus.

BACA JUGA: Ketegangan Turki-Rusia Meningkat Dampak Situasi di Idlib Suriah

Ozkoc juga mem-posting serangkaian cuitan yang menggandakan tuduhannya tentang Erdogan dan ofensif Turki di Idlib.

Mengomentari perselisihan itu, Ketua Majelis Nasional Agung Mustafa Şentop mengatakan kepada wartawan bahwa "penghinaan tidak memiliki tempat di bawah atap Parlemen." Dia menambahkan bahwa penyelidikan telah diluncurkan oleh kantor jaksa kepala Ankara ke dalam penghinaan yang ditujukan pada Erdogan.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement