Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Bocah Bersaudara Tenggelam di Genangan Air Hujan

Agregasi Harian Jogja , Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2020 |21:22 WIB
3 Bocah Bersaudara Tenggelam di Genangan Air Hujan
ilustrasi
A
A
A

GUNUNGKIDUL — Yulius Andrianto (7), Okta Ari Lestari atau Abel (6), dan Arya Nando Catur (6), tewas tenggelam di ladang yang tergenang air hujan pada Minggu (8/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka bertiga merupakan warga Dusun Karangnongko, Ngloro, Saptosari ditemukan

Anggota Tagana Gunungkidul, yang juga tetangga korban, Wasdi mengatakan, tidak ada yang tahu persis kapan ketiga bocah ini tenggelam karena lokasi kejadian berjarak sekitar 500 meter dengan permukiman.

Peristiwa tersebut baru diketahui saat Didik, salah seorang warga, yang ingin pergi ke ladang untuk memberi makan kambing yang dipelihara di kandang tak jauh dari lokasi kejadian, melihat jasad Yulius terapung.

“Saksi pun langsung meminta bantuan warga untuk menolong korban,” kata Wasdi kepada wartawan.

Jenazah Yulius, sambungnya, kemudian diangkat dan diserahkan keluarga. Kemudian, keluarga bocah nahas itu mengungkapkan korban tidak bermain sendirian, karena ada dua bocah lain yang ikut bersama. Warga kemudian mencari keberadaan dua bocah lainnya dan akhirnya menemukannya di dasar ladang yang tergenang air hujan. “Kemungkinan besar ketiganya tidak bisa berenang sehingga tenggelam,” ujar Wasdi.

Baca Juga : TNI-Polri Siapkan Operasi Kemanusiaan di Pulau Galang

Wasdi mengatakan ladang berada di area yang lebih rendah sehingga menjadi muara air saat musim hujan. Kedalaman bervariasi dan sangat tergantung dengan kontur tanahnya. “Saat hujan, ladang ini selalu tergenang setiap tahun. Kedua jasad korban ditemukan di kedalaman sekitar 1,5 meter,” katanya.

Ketiga korban masih bersaudara. Yulius dan Abel adalah kakak beradik, sedangkan Nando adalah sepupu keduanya. “Ini murni kecelakaan. Jasad ketiganya juga sudah diserahkan kepada keluarga,” katanya.

Kapolsek Saptosari, AKP Wijayadi, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiganya bermain sendirian tanpa ada orang dewasa yang menemani.

Ia pun berharap kepada masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini pelajaran sehingga kelak kemudian hari tidak terulang hal yang sama. “Kami berharap para orang tua bisa melakukan pengawasan. Apalagi di musim hujan seperti sekarang banyak genanangan yang bisa menimbulkan bahaya untuk keselamatan anak-anak,” katanya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement