KABUL - Presiden terpilih Afghanistan Ashraf Ghani dan saingan pemilunya, Abdullah Abdullah, sama-sama melangsungkan upacara pengambilan sumpah jabatan sebagai presiden pada Senin, 9 Maret 2020. Langkah kedua pihak yang berseteru itu meningkatkan ketegangan politik di Afghanistan dan memunculkan tantangan baru bagi usaha perdamaian yang dipimpin Amerika Serikat (AS).
Kedua upacara itu awalnya mengalami penundaan selama beberapa jam sehubungan upaya diplomasi AS untuk menyelesaikan krisis politik yang terjadi.
Ghani yang pertama kali melangsungkan upacara pelantikan. Beberapa tamu asing yang terlihat hadir adalah utusan khusus AS untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad, dan Komandan Pasukan Internasional dari AS, Scott Miller.
Diwartakan VOA, Selasa (10/3/2020), Abdulah dilantik dalam sebuah upacara di kantornya. Kedua acara pelantikan itu disiarkan secara langsung oleh televisi-televisi Afghanistan, dan beberapa di antaranya menayangkan kedua acara itu dalam satu layar.