Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HUT ke-23 Kota Bekasi, Walkot Pepen Ngeluh Soal Bantuan dari Pemprov Jabar

Wisnu Yusep , Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2020 |14:11 WIB
 HUT ke-23 Kota Bekasi, Walkot Pepen <i>Ngeluh</i> Soal Bantuan dari Pemprov Jabar
Walikota Bekasi, Pepen (foto: Okezone.com)
A
A
A

BEKASI - Kota Bekasi merupakan salah satu kota yang menjadi bagian Provinsi Jawa Barat. Didirikan pada 10 Maret 1997, kini usia Kota Bekasi sudah 23 tahun. Kota yang dijuluki Patriot ini termasuk dalam wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dengan jumlah penduduk terbanyak se-Indonesia.

Diusianya yang ke 23 ini, Pemerintah Kota Bekasi membuat beberapa rangkaian, salah satunya Sidang Paripurna Istimewa HUT Kota Bekasi ke 23 di DPRD Kota Bekasi, Selasa (10/3/2020).

Dalam sidang Paripurna Istimewa HUT Kota Bekasi ke 23, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi merasa, Kota Bekasi belum mendapatkan keadilan oleh Provinsi Jawa Barat. Salah satunya mengenai bantuan fiskal.

Pria yang akrab disapa Pepen ini menjelaskan, HUT ke 23 ini merupakan tahun ke-2 dirinya bersama Tri Adhianto mempimpin Kota Bekasi. Sesuai dengan RPJMD 2018-2023, Pemerintah Kota Bekasi menuju pemantapan pembangunan.

"Di hut ke 23 ini dapat melanjutkan pemantapan sarana dan sarana bagi masyarakat Kota Bekasi. Dan tahun ini kita mengoptimalkan anggaran bantuan Provinsi dan pusat termasuk dari pemerintah DKI Jakarta," ujar Pepen.

Meski Kota Bekasi di bawah koordinasi Pemprov Jabar, tetapi Kota Patriot ini dirasa Pepen belum mendapatkan bantuan yang dirasakan.

"Hanya saja terkait bantuan fiskal dari Jawa Barat jika dibandingkan Tasikmalaya bantuan dari Jabar sebesar Rp740 milyar. Bagi kita ini tidak adil," kata dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement