Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kota Dumai Diselimuti Kabut Asap, Jarak Pandang 2 Km

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Rabu, 11 Maret 2020 |15:29 WIB
Kota Dumai Diselimuti Kabut Asap, Jarak Pandang 2 Km
Kabut asap saat menyelimuti Jambi. (Foto : Okezone.com/Azhari Sultan)
A
A
A

PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali berdampak terhadap lingkungan. Kebakaran lahan membuat Kota Dumai diselimuti kabut asap.

"Kota Dumai diselimuti asap. Jarak pandang di Kota Dumai 2 kilometer," kata staf analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Yudhistira Mawwadah, Rabu (11/3/2020).

BMKG tidak bisa memastikan apakah kabut asap di Dumai berasal dari kebakaran di daerah tersebut atau kiriman dari kabupaten lain di Riau. Berdasarkan hasil pemantauan satelit, di Provinsi Riau saat ini terdeteksi empat hotspot (titik panas).

Salah satu titik panas juga terdeteksi di Kota Dumai yang merupakan kawasan industri ekspor impor-itu. Sementara tiga hotspot lainnya tersebut di Kabupaten Bengkalis, Meranti, dan Rokan Hilir (Rohil).

Kabut asap di Pekanbaru Riau. (Foto: Banda Haruddin Tanjung/Okezone)

Sementara itu, di Kabupaten Pelalawan jarak pandang juga mulai terganggu. Pihak BMKG menyebut di Kabupaten Pelalawan kondisi udara kabur dengan jarak pandang 5 kilometer.


Baca Juga : Presiden Jokowi Keluarkan Inpres Penanggulangan Karhutla, Begini Isinya

"Untuk di Dumai sendiri memang ada terpantau titik panas (hotspot),. Namun saat ini masih belum bisa mendeteksi sumber asapnya secara pasti karena citra sebaran asapnya belum update," tuturnya.


Baca Juga :  Atasi Karhutla, Panglima TNI dan Kapolri Luncurkan Aplikasi Pendeteksi Titik Api

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement