Tipu Warga hingga Ratusan Juta, Oknum Polisi Dilaporkan

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 11 Maret 2020 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 11 519 2181822 tipu-warga-hingga-ratusan-juta-oknum-polisi-dilaporkan-ieD4ASIm1h.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

MALANG - Seorang oknum polisi diadukan ke Polresta Malang Kota lantaran diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah warga, hal itu dilaporkan karena tak kunjung menemui keberadaan terduga pelaku berinisial LK yang berangkat Brigadir Satu (Briptu) ini.

"Kami datang untuk mengadukan kasus penipuan yang dilakukan oleh LK, anggota disini (Polresta Malang Kota), atas perkara penipuan penjaminan mobil yang ternyata bukan milik LK," ungkap Priyo Laksono (33), salah satu korban saat ditemui di Mapolresta Malang Kota, Rabu (11/3/2020).

Priyo menjelaskan, perkara ini berawal saat LK membutuhkan uang sebesar Rp400 juta dengan jaminan 12 unit mobil. Sebagai orang yang mengenal LK, Priyo akhirnya membantu untuk mencarikan uang yang mau meminjamkan uang, dengan jaminan mobil yang dibawa oleh LK.

"Saya kemudian mencarikan orang yang mau membeli mobil - mobil yang dibawa LK. Ada total 12 unit mobil dengan berbagai merk," lanjutnya.

 Penipuan

Namun pada perjalanannya ternyata mobil yang dijaminkan oleh LK adalah mobil milik rental yang diduga digelapkan oleh pelaku.

"Total sembilan orang yang datang mengadu yang menjadi korban tipu daya LK, setelah memberikan uang kepada LK dengan jaminan mobil - mobil yang ditawarkan, ternyata mobil - mobil itu milik rental," terangnya.

Ia menambahkan, untuk jenis Toyota Avanza dijaminkan atau dipegang kan kepada para korban dengan pinjaman uang sebesar Rp30 juta, Xenia Rp35 juta, Toyota Yaris Rp40 juta, Ertiga Rp27 juta, Calya Rp22 juta dan Mobilio Rp27 juta, dan Innova Reborn Rp45 juta,

"Kira-kira bulan Juni 2019 pinjamnya. Kemudian mobil itu dikasihkan bertahap, tidak langsung. Pernah saya tanya katanya semua mobilnya. Waktu menyerahkan mobil pertama itu sempat nebus dan nunjukan BPKB. Dari situ saya yakin kalau itu miliknya, dan nggak curiga lagi, saya pikir dia juga orang kaya," ungkapnya.

Baru pada Oktober 2019 lalu, para korban dikejutkan dengan kehadiran seseorang yang mengatasnamakan sebagai pemilik sah seluruh kendaraan yang dijaminkan oleh LK.

Para korban tak berkutik, pemilik membawa bukti dokumen asli kendaraan yang dijaminkan. Priyo sebagai perantara turut menjadi korban, karena perilaku LK yang sudah menipu dan membuat namanya tercemar dan sampai harus kehilangan pekerjaan.

"Kami didatangi ke rumah masing-masing oleh pemilik mobilnya. Mobil itu ternyata mobil rentalan, ya ditarik sama pemiliknya. Kalau total kerugian sembilan orang ya sekitar Rp428 juta," ucap Faisol (39) warga Sawojajar korban lain yang bersamaan mengadu ke Polresta Malang Kota.

Setelah mobil ditarik pemilik asli, LK kemudian sulit untuk ditemui para korban bahkan Priyo sebagai temannya sendiri. LK selalu mengelak dan beralasan sedang sibuk menjalankan tugasnya sebagai anggota kepolisian.

"Karena upaya kekeluargaan sudah kami lakukan dan LK tak merespon dengan baik, tidak ada itikad baik. Maka itu, kami memilih mengadukan perkara penipuan ini," tegas Faisol.

Secara terpisah Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata saat dikonfirmasi meminta warga yang menjadi korban dugaan penipuan oleh anggotanya untuk melapor. Dia memastikan akan menangani perkara tersebut sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan.

"Silakan melapor, jika memang jadi korban penipuan. Saya pastikan, akan menangani perkara itu, jika terbukti maka akan dibawa ke peradilan umum," tukas Leonardus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini