"Tidak ada perbedaan antara gambar-gambar di perbatasan Yunani dan apa yang dilakukan Nazi," kata Erdogan mengutip Al Jazeera, Kamis (12/3/2020).
"[Mereka] menembaki orang-orang tak berdosa, memperlakuka mereka tidak manusiawi ... [Ini] adalah barbarisme dalam arti sebenarnya," lanjut dia.
Turki sebelumnya menuduh pasukan keamanan Yunani menembak mati empat orang, sebuah klaim yang dibantah Yunani. Yunani mengatakan memiliki tugas untuk melindungi perbatasan UE.
Menanggapi komentar terakhir Erdogan, juru bicara pemerintah Yunani Stelios Petsas mengecam perbandingan Holocaust.
"Kami memberi tahu semua orang bahwa mereka seharusnya tidak berusaha masuk melalui jendela. Ada pintu. Siapa pun yang berhak mendapat perlindungan harus mengetuk pintu itu dan berhak atas perlindungan berdasarkan hukum internasional," tuturnya.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.