Jubir Kemenlu China Klaim Militer AS Bawa Virus Korona ke Wuhan

Rachmat Fahzry, Okezone · Jum'at 13 Maret 2020 14:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 13 18 2182799 jubir-kemenlu-china-klaim-militer-as-bawa-virus-korona-ke-wuhan-3jLmfHngKa.jpg Juru Bicara Kemenlu China Zhao Lijian. (Foto/Kemenlu China)

BEIJING - Juru bicara kementerian luar negeri (Kemenlu) China Zhao Lijian mengklaim bahwa militer Amerika Serikat membawa virus korona atau Covid-19 ke Kota Wuhan, Hubei, China.

Tudingani itu diontarkan Zhao melaui akun Twitternya, yang memiliki lebih 287 ribu pengikut pada Jumat (13/3/2020) pagi.

"Ini sangat mencengangkan sehingga mengubah banyak hal yang dulu saya yakini," tulis Zhao di akun resminya melansir SCMP.

Kedutaan Besar AS di Beijing tidak merespons tuduhan Zhao.

Baca juga: 2 WNI di Singapura Positif Covid-19

Baca juga: Diplomat Filipina di Markas PBB Positif Virus Korona

Tudingan Zhao sepertinya terkait partisipasi Angkatan Darat AS dalam Permainan Dunia Militer internasional yang diadakan di Wuhan pada Oktober, yang diikuti lebih dari 100 negara.

“Kapan pasien nol dimulai di AS? Berapa banyak orang yang terinfeksi? Apa nama rumah sakit itu? Mungkin Angkatan Darat AS yang membawa epidemi ke Wuhan,” tulis Zhao. “Bersikaplah transparan! Jadikan publik data Anda! KAMI berutang penjelasan!”

Foto/Okezone

Topik tagar "Zhao Lijian mengirimkan lima tweet berturut-turut yang menanyai AS" telah dibaca lebih dari 4,7 juta kali di Weibo, media sosial mirip Twitter di China. Banyak di antara warganet China memuji retorika diplomatnya.

Virus korona atau Covid-19, nama resminya, telah digolonggkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu 11 Maret 2020. Virus ini pertama kali muncul pada Desember 2019 di Kota Wuhan.

Virus ini kemudian menyebar setidaknya ke 118 negara menginfeksi 130.000 orang dan menyebabkan lebih dari 4.900 kematian.

Zhao pekan lalu mengatakan kepada wartawan dalam sebuah pengarahan mingguan, "belum ada kesimpulan soal asal usul virus." Ia menilai ada "motif tersembunyi" dalam pelabelan virus itu berasal di China. Dia mengutip pernyataan Zhong Nanshan, pakar pernapasan China yang telah rujukan soal Covid-19, bahwa virus korona mungkin bukan berasal dari China.

(fzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini