Mahathir Sebut Amerika Harus Pikir Ulang Sebelum Kembalikan Dana 1MDB

Medikantyo, Okezone · Jum'at 13 Maret 2020 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 13 18 2183060 mahathir-sebut-amerika-harus-pikir-ulang-sebelum-kembalikan-dana-1mdb-qCAiLPwV87.jpg Mahathir Mohamad (Foto: Okezone.com/pool)

KUALA LUMPUR - Mahathir Mohamad menyebut pihak Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) patut berpikir ulang untuk mengembalikan dana dugaan kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Pasalnya salah satu partai yang diduga terlibat kasus itu, Organisasi Nasional Melayu Bersatu atau UMNO, berada dalam gerbong pemerintahan saat ini.

Otoritas DoJ saat ini menyita dana sitaan kasus penggelapan dana program Malaysia 1MDB sebesar USD 4,5 miliar sekira Rp65,3 triliun. Dana tersebut didapatkan melalui penyitaan dari berbagai rekening, begitu juga hasil penjualan aset yang diduga sebelumnya didapatkan menggunakan dana hasil penggelapan itu.

Penyerahan sebagian dana hasil penggelapan 1MDB itu sempat dilakukan DoJ kepada pemerintahan Malaysia dibawah masa pemerintahan Mahathir sebagai Perdana Menteri (PM), Mei lalu.

Total dana yang diserahkan saat itu mencapai USD200 juta atau setara Rp2,9 triliun, sementara DoJ saat ini berencana menyerahkan kembali sebagian sitaan berjumlah USD240 juta sekira Rp3,48 triliun.

"DoJ menaruh kepercayaan atas sejumlah dana sebelumnya karena peran menggulingkan pemerintahan yang menggelapkan dana ini. Sementara, sebagian orang yang berkaitan dengan penggelapan tersebut memiliki kesempatan untuk menikmati uang hasil pengembalian DoJ," kata Mahathir, yang mengundurkan diri sebagai PM pada Februari, melansir laman The Star.

Pihak yang dimaksud oleh Mahathir adalah pemerintahan di bawah bekas PM Najib Razak, yang saat ini sedang berada di kursi terdakwa.

Najib diduga berperan besar atas pencurian serta penggelapan dari organisasi 1MDB, yang didirikan pada 2009.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini