Dalam surat itu, Midji juga menyertakan data resmi yang dirilis WHO tanggal 12 Maret 2020. Di mana 129 kasus Covid-19 terkonfirmasi. Sementara, data Kementerian Kesehatan Malaysia mencatat lebih tinggi. Yakni 158 kasus Covid-19 terkonfirmasi. Dan masih 319 orang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
“Jumlah kasus Covid-19 di Malaysia cenderung bertambah tiap hari. Dengan penerbangan Intenasional langsung dari Malaysia-Pontianak, dikhawatirkan akan menciptakan faktor risiko dan sugesti negatif ke masyarakat Kalimantan Barat,” katanya.
Bandara lnternasional Supadio Pontianak, sambung Midji, sekarang melayani penerbangan langsung Pontianak-Kuching. Setiap hari sebanyak dua kedatangan dan dua keberangkatan. Sedangkan penerbangan Pontianak-Kuala Lumpur setiap hari aktif. Masing-masing satu kali kedatangan dan keberangkatan.
Selama periode 2019, tercatat kedatangan penerbangan Internasional rute Kuching-Pontianak dan Kuala Lumpur-Pontianak mencapai 1.101 kedatangan. Jumlah penumpangnya mencapai 109.388 orang.
Sedangkan jumlah keberangkatan Internasional di rute sama mencapai 1.088 keberangkatan, dengan jumlah penumpang mencapai 110.155 orang.