SOLO – Ratusan kelelawar yang dijual di Pasar Hewan Depok, Kota Solo, Jawa Tengah, terpaksa dimusnahkan. Pemusnahan ini dilakukan setelah Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) menyusul satu warga meninggal karena positif terpapar virus korona (Covid-19).
Berdasarkan pantauan Okezone, Sabtu (14/3/2020), sebelum dimusnahkan dengan cara dibakar, hewan kelelawar yang sehari sebelumnya sudah diberi obat penenang dimasukkan ke kurungan besi.
Setelah itu kurungan besi berisi kelelawar tersebut dimasukkan ke kantong plastik. Usai semua kurungan dimasukkan ke kantong plastik, kelelawar itu dibawa ke sebuah kebun kosong yang terletak di belakang Pasar Hewan Depok.
Di belakang sudah siap sebuah lubang yang memang dipersiapkan untuk memusnahkan kelelawar. Setelah api membesar, kelelawar tersebut dimasukkan ke api.
Plt Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Perikanan Kota Solo Said Romadlon mengatakan kelelawar yang dimusnahkan ini sebanyak 193 ekor.