Solo KLB Virus Korona, Ratusan Kelelawar Dimusnahkan

Bramantyo, Okezone · Sabtu 14 Maret 2020 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 14 512 2183357 solo-klb-virus-korona-ratusan-kelelawar-dimusnahkan-KaGIL1y45S.jpg Pemusnahan kelelawar di Kota Solo dampak KLB virus korona. (Foto: Bramantyo/Okezone)

SOLO – Ratusan kelelawar yang dijual di Pasar Hewan Depok, Kota Solo, Jawa Tengah, terpaksa dimusnahkan. Pemusnahan ini dilakukan setelah Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) menyusul satu warga meninggal karena positif terpapar virus korona (Covid-19).

Berdasarkan pantauan Okezone, Sabtu (14/3/2020), sebelum dimusnahkan dengan cara dibakar, hewan kelelawar yang sehari sebelumnya sudah diberi obat penenang dimasukkan ke kurungan besi.

Setelah itu kurungan besi berisi kelelawar tersebut dimasukkan ke kantong plastik. Usai semua kurungan dimasukkan ke kantong plastik, kelelawar itu dibawa ke sebuah kebun kosong yang terletak di belakang Pasar Hewan Depok.

Di belakang sudah siap sebuah lubang yang memang dipersiapkan untuk memusnahkan kelelawar. Setelah api membesar, kelelawar tersebut dimasukkan ke api.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Perikanan Kota Solo Said Romadlon mengatakan kelelawar yang dimusnahkan ini sebanyak 193 ekor.

"Selain menindaklanjuti keputusan Wali Kota tentang penetapan KLB untuk Kota Solo, hasil penelitian hewan yang ada di Bogor menyebutkan dari pengambilan sampel darah pada kelelawar dan codot, ditemukan ada virus yang memicu korona. Berdasarkan hasil tersebut, maka tak ada cara lain, kelelawar dan codot ini dimusnahkan," papar Said di sela pemusnahan.

Menurut dia, pemusnahan kelelawar ini tidak bisa sembarang dilakukan. Ada SOP yang harus dipatuhi. Dikarenakan kelelawar termasuk hewan liar, maka rekomendasi izin dari BKSDA sangat diperlukan.

"Begitu BKSDA mengizinkan, kita pun melakukan SOP sebelum memusnahkan. Di mana kelelawar ini dikumpulkan jadi satu di suatu tempat, diberi makan, dan setelah itu dilakukan pembiusan," terangnya.

Said menambahkan, Pemkot Solo sangat berterima kasih terhadap para pedagang hewan kelelawar yang dengan rela menyerahkan dagangannya untuk dimusnahkan.

"Kami mengaspresiasi para pedagang kelelawar yang rela barang dagangannya ini dimusnahkan," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini