Pasien DBD di Trenggalek Capai 205 Orang

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 14 Maret 2020 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 14 519 2183330 pasien-dbd-di-trenggalek-capai-205-orang-9xVNDpDvA2.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

TRENGGALEK – Sejak 1 Januari hingga 12 Maret 2020, tercatat pasien demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mencapai 205 orang.

"Total ada 205 kasus DBD di Kabupaten Trenggalek. Dengan rincian di Januari 2020 tercatat ada 37 kasus, Februari melonjak menjadi 133 kasus, dan hingga pada pertengahan Maret ada 33 kasus," ujar Saeroni saat dihubungi, Sabtu (14/3/2020).

Bahkan Saeroni mengungkapkan, penderita DBD di Trenggalek pada Maret ini menjadi yang tertinggi kedua di Jawa Timur, setelah Kabupaten Malang.

"Untuk Maret ini, Trenggalek tertinggi kedua di Jatim dengan dengan jumlah 33 penderita atau di bawah Malang," ucapnya.

Ilustrasi (Shutterstock)

Ia menambahkan dari 205 kasus yang terjadi, ada tiga korban meninggal dunia, dua dari Kecamatan Trenggalek dan satu dari Kecamatan Pogalan. Saeroni menjelaskan, ada tiga kecamatan yang menjadi daerah penderita DBD tertinggi, yaitu Trenggalek, Pogalan, dan Karangan.

Pihaknya mengaku telah melakukan berbagai langkah untuk menanggulangi mewabahnya penyakit demam berdarah. Mulai dari gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3M, hingga pengasapan alias fogging di beberapa lokasi.


Baca Juga : 515 Kasus DBD Terjadi di Kabupaten Malang, 4 Orang Meninggal

Pihaknya pun mendorong masyarakat bekerjasama secara maksimal dalam proses penanggulangan demam berdarah dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing.


Baca Juga : Orangtua Diminta Segera Bawa Anak ke Fasilitas Kesehatan jika Alami Gejala DBD

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini