Okezone sebagai portal online berita dan hiburan yang berfokus pada pembaca di Tanah Air maupun di luar negeri ini diserang berita bohong alias hoaks.
Media kredibel yang memiliki konten seperti berita umum, politik, peristiwa, internasional, ekonomi, lifestyle, selebriti, sports, bola, auto, teknologi, travel, food, haji, dan muslim serta cek fakta ini, dijadikan bahan untuk menyebarkan hoaks.
Seperti yang beredar di media sosial dan kalangan masyarakat. Di mana, berita asli yang dibuat oleh jurnalis profesional Okezone, telah diedit oleh orang yang tak dikenal. Akibatnya, menjadi konten yang menyesatkan masyarakat.
Hoaks yang diciptakan oleh orang tak bertanggung jawab itu dengan mengedit judul asli pemberitaan di Okezone. Yang mana berita aslinya berjudul “2 Pasien Pengawasan Corona di Malang Meninggal Dunia” dapat dibaca di sini.
Oleh pelaku, judul berita sebenarnya diedit menjadi “2 mahasiswa UMM positif Corona. Deta & Arsa segera diamankan”. Kemudian tampilan layar saat laman Okezone menunjukkan judul berita yang diedit itu, ditangkap layar atau di-screenshot. Lalu disebar dengan tujuan tertentu.
Setelah ditelusuri dan dapat dipastikan bahwa portal berita yang resmi diluncurkan (Commercial Launch) pada 1 Maret 2007 itu tidak pernah membuat atau menayangkan berita berjudul: 2 mahasiswa UMM positif Corona. Deta & Arsa segera diamankan.
Hal tersebut dapat dibuktikan dengan tampilan indeks berita. Bahwa, pada Senin 16 Maret 2020 22:42 WIB, berita yang ditayangkan Okezone tidak ada sangkut pautnya tentang: 2 mahasiswa UMM positif Corona. Deta & Arsa segera diamankan. Melainkan berita berjudul: "2 Pasien Pengawasan Corona di Malang Meninggal Dunia".

Kejanggalan lainnya adalah, portal berita yang menjadi cikal-bakal bisnis online pertama milik PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC), sebuah perusahan media terintegrasi yang terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ini, tidak pernah membuat judul yang berantakan.