Anies menjelaskan, pencegahan denga pembatasan interaksi itu tidak bisanterjadi kalau hanya pemerintah yang menganjurkan tapi masyarakat tetap melakukan interaksi.
"Siapa saja yang terutama berinteraksi dengan yang positif (korona) punya potensi tertular," katanya.
Sebagaimana diketahui, warga DKI Jakarta yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19) kian bertambah menjadi 208 pasien, dari sebelumnya 160 orang pada Kamis (18/3/2020). Hal itu berdasarkan data dari situs corona.jakarta.go.id yang dipantau Okezone pukul 13.30 WIB
Dari jumlah 208 pasien itu yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 108 pasien, 17 meninggal, 70 menjalani isolasi sendiri dan 13 lainnya sudah dinyatakan sembuh. Dalam informasi yang ada di laman itu juga terhitung sebanyak 375 warga masih menunggu hasil laboratorium.
Penyebaran orang positif penyakit asal Wuhan, China itu ada 124 titik kelurahan yang telah diketahui, namun untuk sisanya, yakni 84 kasus positif lainnya masih belum diketahui titik kelurahannya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.