Tak Terpengaruh Corona, Bandara Adisutjipto Tetap Layani Rute Malaysia & Singapura

Kuntadi, Koran SI · Kamis 19 Maret 2020 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 19 510 2185794 tak-terpengaruh-corona-bandara-adisutjipto-tetap-layani-rute-malaysia-singapura-s5c4ygyE0U.jpg Bandara Adisutjipto (Foto: Okezone.com)

KULONPROGO – Rute penerbangan internasional di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta belum ditutup, pasca-terjadinya pandemi virus corona (Covid-19). PT Angkasa Pura I sebagai pengelola otorita penerbangan di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta masih akan menunggu kebijakan dari pusat.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan, sampai saat ini ada empat rute penerbangan yang ada di Adisutjipto. Yakni rute penerbangan dari maupun ke Malaysia dan Singapura.

“Kita masih (normal beroperasi). Setiap hari ada empat rute penerbangan internasional ke Singapura dan Malaysia,” jelas Agus di kantor Help Desk, Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA) di Temon, Kulonprogo, DIY, Kamis (19/3/2020).

Menurutnya, kebijakan penutupan penerbangan internasional belum ada perintah dari atas. Sehingga pelaksana di daerah akan menyesuaikan dari atas. Begitu juga ketika ada negara tertentu yang melakukan isolasi atau lockdown, akan diikuti.

“Kita akan sesuaikan, kalau ada negara yang lakukan isolasi atau lockdown, kita juga akan menyesuaikan,” jelas Pandu yang juga menjabat pelaksana tugas sementara GM Bandara YIA ini.

Hanya saja, sampai saat ini dari empat rute penerbangan yang ada, penerbangan ke Malaysia dan Singapura masih berjalan normal. Kedua negara ini melakukan penutupan rute penebangan internasional ke Adisutjipto, Yogyakarta. “Semuanya hanya 4 rute penerbangan internasional,” pungkasnya.

Untuk mengatasi penyebaran dan pencegahan virus corona, PT Angkasa Pura terus melakukan upaya penyemprotan disinfektan di terminal dan lingkungan bandara baik di Adisutjipto ataupun di YIA. Setiap penumpang yang datang dan berangkat juga akan menjalani pemeriksaan suhu tubuh dengan body thermal scanner dan thermal gun infrared.

“Tidak hanya penumpang, karyawan juga akan diperiksa. Kalau suhunya tinggi kita sudah ada langkah sesuai protokol,” tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini