Pasien tersebut menurut Berty masuk berobat ke RS Bethesda pada 18 Maret lalu dengan gejala lemas, serta demam dan batuk di hari ketiga. Pada 20 Maret spesimen swab dikirimkan ke laboratorium namun pasien tersebut meninggal dunia pada 21 Maret.
Hingga Minggu, tercatat dua PDP dengan hasil tes belum keluar meninggal dunia. Sebelumnya pasien di RS Panembahan Senopati Bantul meninggal dunia sebelum hasil labnya keluar.
“Kami terus kejar setiap hari hasil lab itu, mungkin karena yang diperiksa banyak jadi agak lama,” tandas Berty.
Baca Juga: Update Kasus Corona di Jateng: Jumlah PDP Melonjak 138 Jadi 165
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.