Perayaan Nyepi, Upacara Pengerupukan Digelar Tanpa Pawai Ogoh-Ogoh

Agregasi Balipost.com, · Rabu 25 Maret 2020 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 25 244 2188660 perayaan-nyepi-upacara-pengerupukan-digelar-tanpa-pawai-ogoh-ogoh-91hdCZkPja.jpg Ilustrasi ogoh-ogoh. (Foto: Dok Okezone)

DENPASAR – Upacara pengerupukan dalam rangka perayaan Nyepi tahun ini di Bali digelar tanpa pawai ogoh-ogoh. Hal tersebut dilakukan karena terkait mewabahnya corona virus disease (Covid-19) di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Bali.

Tidak adanya pawai ogoh-ogoh tentu jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Biasanya menjelang malam pengerupukan, ogoh-ogoh berjajar di sepanjang jalan raya, terutama di Kota Denpasar, Bali. Namun tahun ini jalanan lengang dan bersih dari ogoh-ogoh.

Hal tersebut membuktikan krama Denpasar khususnya mematuhi imbauan Gubernur Bali dan Wali Kota Denpasar agar meniadakan pawai ogoh-ogoh. Tujuannya untuk memutus penyebaran virus corona.

"Sampai saat ini saya belum menerima laporan ada pawai ogoh-ogoh. Saat ini saya patroli di Kuta, nihil ada pawai ogoh-ogoh," tegas Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol Nyoman Gatra, Selasa 24 Maret 2020, dikutip dari Balipost.

Ia mengungkapkan, menindaklanjuti imbauan Gubernur Bali dan Maklumat Kapolri, pihaknya gencar melakukan penggalangan pihak terkait, termasuk bendesa adat dan pecalang. Tujuannya bersama-sama mematuhi imbauan tersebut dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

"Bahkan saya dapat laporan ada ogoh-ogoh dibawa ke kuburan dan dibakar. Kami mengucapkan terima kasih atas kepatuhan masyarakat," ungkapnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini