nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Belanda Ini Mengaku Menjadi Pasien Corona Pertama di Indonesia

Medikantyo, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 15:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 26 18 2189380 warga-belanda-ini-mengaku-menjadi-pasien-corona-pertama-di-indonesia-BnoXct8p9Z.jpg Ilustrasi tes positif corona (Foto: Okezone.com/pool)

HELMOND - Seorang warga negara Belanda disebut menjadi pasien dengan kasus pertama infeksi virus corona (COVID-19) di Indonesia. Pemuda 21 tahun bernama Joey Schouten mengaku mendapat perawatan intensif dengan gejala terinfeksi corona pada Januari 2020 di Malang, Jawa Timur.

Ironisnya, Joey baru mendapatkan kabar dirinya positif terkena virus tersebut pada Maret 2020 melalui pesan pendek tenaga medis yang pernah merawatnya. Hasil itu diketahui dari pengujian sampel darah, ketika pemuda itu dirawat selama sembilan hari.

"Beberapa hari usai tiba di Malang, saya mendadak demam tinggi hingga 41°C sampai jatuh pingsan. Dokter memberi saya semua jenis obat dengan dugaan kuat penyakit ini adalah flu berat ketika itu," kata Joey seperti dilansir dari laman Eindhovens Dagblad.

Joey turut mengungkap riwayat perjalanan liburannya ke Asia, termasuk mengunjungi kawasan Chinatown ketika berada di Singapura, jelang liburan Imlek. Saat itu, belum ada peringatan luas dari pemerintah setempat akan adanya bahaya penularan virus corona jenis baru tersebut.

 Pasien Corona

Dalam laman Eindhoven Dagblad juga terdapat gambar tangkapan layar percakapan Joey, dengan petugas medis Rumah Sakit Aisyiyah Malang, yang mengaku bernama Dhea Daritsh. Joe menyebut hasil pemeriksaan sampel darah itu, membuat dirinya tersadar bahwa pemuda sepertinya bisa tertular virus corona dengan mudah.

Keputusan untuk segera kembali ke negaranya, diambil Joey setelah dinyatakan pulih oleh rumah sakit. Ironisnya, pemuda tersebut kini menjadi salah satu warga terdampak keputusan pembatasan kegiatan atau lockdown setelah tinggal dengan sang ayah di Malaga, Spanyol.

Pengalaman Joey melalui media sosial itu belakangan dibantah oleh RS Aisyiyah Malang. Berdasarkan unggahan dalam akun media sosial, pihak RS Aisyiyah membantah adanya pasien bernama Joey asal Belanda maupun petugas medis atas nama Dhea Daritsh dalam lingkungan fasilitas medis tersebut.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini