Ada 7 Pasien Positif Corona di Papua, Jumlah ODP Meningkat Jadi 820

Edy Siswanto, Okezone · Kamis 26 Maret 2020 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 340 2189507 ada-7-pasien-positif-corona-di-papua-jumlah-odp-meningkat-jadi-820-FnqFstt8h8.JPG Ilustrasi

JAYAPURA - Jumlah pasien positif terinfeksi Covid -19 atau Corona di Papua bertambah signifikan.

Sebelumnya pada kemarin Rabu 25 Maret terdapat tiga kasus yakni di Kabupaten Merauke, kini terhitung hari Kamis (26/3/2020) bertambah menjadi tujuh pasien positif Covid-19. Empat Pasien ini berada di Kota Jayapura.

Juru bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule mengaku cukup khawatir dengan kondisi penambahan pasien tersebut.

"Saya sudah kawatir dengan kondisi kita saat ini, ada tujuh positif. Itu di Kabupaten Merauke tiga Pasien yang kemarin dan Jayapura empat orang positif. Mereka dari tempat yang ada infeksi dan kembali ke Papua," kata dr. Sumule, Kamis (26/3/2020).

Dijelaskan, kondisi ketujuh pasien tersebut dalam keadaan sakit ringan dan sedang. Sumule mengaku jika semua pasien tersebut telah mendapat pengobatan terbaik.

"Kondisi tujuh orang ini sakit ringan dan sedang, sudah diberikan anti veral dan Klorokuin. Selain itu, sesuai prosedur, pasien pneumonia juga mendapatkan obat-obat yang lain," jelasnya.

Ilustrasi

Meski khawatir dengan pasien positif, pihaknya mengaku masih bersyukur dan membuat semangat saat 28 pasien PDP hasilnya negatif.

"Ini yang membuat kita semangat bekerja. Semoga yang lain juga negatif," ucapnya.

Saat ini, di Papua terdapat 38 Pasien PDP, tambahan 1 Pasien dari Yapen. Pasien lainnya tersebar di rumah sakit di Papua. Dengan jumlah ODP sebanyak 820 orang.

"ODP ini berdasar tracking sesuai by name dan by adres lengkap dengan telepon. Kami harap dukungan penuh dari masyatakat untuk tetap dirumah, jangan melakukan aktivitas diluar. Dan kalau ada keluhan harap kerumah sakit,"ucapnya.

"Anda harus punya inisiatif di rumah, untuk melalukan karantina mandiri. Pemerintah dan kepolisian saya lihat sudah melakukan kangkah tegas untuk ini juga," sambungnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini