nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aceh Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19, Berlaku hingga 29 Mei

Windy Phagta, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 20:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 26 340 2189540 aceh-tetapkan-status-tanggap-darurat-covid-19-berlaku-hingga-29-mei-nvrtSNeKhb.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menetapkan status tanggap darurat skala provinsi, untuk penanganan virus corona (Covid-19).

Hal tersebut sesuai Surat Keputusan Gubernur Aceh Nomor 360/969/2020, yang ditetapkan di Banda Aceh pada 20 Maret 2020.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto mengatakan, hal yang menjadi pertimbangan dalam penetapan status itu adalah, penyebaran Covid-19 terus meningkat dari waktu ke waktu.

Virus corona telah menimbulkan korban jiwa dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Virus ini juga berpotensi memperlemah ketahanan daerah.

Infografis Okezone

"Seiring berjalan waktu dan meningkatnya eskalasi prevalensi pandemi, baik berupa jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Aceh, sehingga penetapan status siaga darurat bencana nonalam penyebaran Covid-19, ditetapkan pada 17 Meret 2020 perlu ditingkatkan menjadi status tanggap darurat," ujar Muhammad Iswanto di Banda Aceh, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Pemkot Bogor Siapkan Lahan Pemakaman Khusus Korban Virus Corona

Selanjutnya, penetapan status tanggap darurat juga memperhatikan Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Covid-19 di Indonesia. 

Sehingga Gubernur Aceh memutuskan, menetapkan status tanggap darurat skala provinsi untuk penanganan Covid-19.

Berdasarkan surat gubernur tersebut, penetapan status tanggap darurat itu mencakup pencegahan penyebaran Covid-19; percepatan penanganan Covid-19; dan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons terhadap Covid-19.

Dalam surat itu juga menyebutkan, penetapan Status Tanggap Darurat Skala Provinsi Covid-19 di Aceh akan berlangsung selama 71 hari, sejak 20 Maret 2020 hingga 29 Mei 2020. Status tersebut dapat diperpendek atau diperpanjang sesuai dengan pelaksanaan penanganan darurat bencana nonalam. 

Iswanto menambahkan, Pemerintah Aceh terus berupaya maksimal dalam percepatan penanggulangan penyebaran Covid-19. Pemerintah Aceh berharap seluruh kebupaten/kota turut melakukan hal yang sama dengan menerapkan langkah-langkah penanggulangan.

"Insya Allah ini menjadi pedoman bagi kabupaten/kota untuk mengambil langkah-langkah terukur dalam penanggulangan virus corona di Aceh," ujar Iswanto.  

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini