nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ganjar Sebut Rapid Test Corona Tak Dipriotaskan bagi Pemudik

Taufik Budi, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 22:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 512 2189581 ganjar-sebut-rapid-test-corona-tak-dipriotaskan-bagi-pemudik-hu4mvnAXtF.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan alat rapid test Covid-19 tak diprioritaskan bagi pemudik yang sudah membanjiri sejumlah daerah di Jateng. Uji cepat tersebut akan dilakukan pada orang dalam pemantauan (ODP).

“Kalau di kita rapid test sebenarnya pada ODP dulu ya, kalau orang dalam pemantauan ini kita lakukan terus-menerus maka ini menjadi prioritas,” kata Ganjar kepada awak media, Kamis (26/3/2020).

Meski demikian, Ganjar mengaku hingga kini belum menerima rapid test corona tersebut. Dia pun masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan lebih lanjut mengenai rapid test yang akan digunakan, sehingga lebih valid hasilnya.

“Rapid test sampai hari ini kita belum ada, kita belum pegang. Mesti hati-hati betul, yang pertama rapid testnya yang mana, yang sudah verified oleh Kementerian Kesehatan yang mana, terus kemudian akan diberikan kepada siapa,” terangnya.

Sekadar diketahui, jumlah kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jawa Tengah, kian bertambah. Kenaikan paling banyak terjadi pada kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 2.858 orang menjadi 3.638 orang.

Informasi ini dilansir dari website resmi Jawa Tengah Tanggap Covid-19, https://corona.jatengprov.go.id/, yang diperbarui pada Kamis 26 Maret 2020 pukul 16.00 WIB. Website itu mencantumkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 294 orang, dari semula 273 orang, pada pukul 07.00 WIB tadi.

Untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Tengah masih sama yakni 38 orang. Dari jumlah tersebut, di antaranya 34 orang masih dirawat di rumah sakit dan 4 orang meninggal dunia.

Baca Juga : 27 Provinsi Terjangkit Virus Corona, Berikut Sebarannya

Sebanyak 34 pasien yang dirawat akibat terpapar Covid-19 yakni 4 di RS Dr. Moewardi Solo, 7 di RS Dr. Kariadi Semarang, 1 di RS Tidar Magelang, 3 di RS Telogorejo Semarang, 5 di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang, 1 di RSUD Kraton Pekalongan, 1 di RS Margono Purwokerto, 3 di RSUD Banyumas, 1 di RSUD Kardinah Tegal, 2 di RSU dr. Soedjono Magelang, 1 di RSUD Cilacap, 1 di RSUD Setjonegoro Wonosobo, 1 di RSUD dr. Soediran MS Wonogiri, dan 3 di RSUD dr. R. G. Taroenadibrata Purbalingga.

Sedangkan 4 kasus meninggal dunia akibat Covid-19 yakni 3 di RS Dr. Moewardi Solo dan 1 di RS Dr. Kariadi Semarang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini