Pemimpin 1,3 miliar umat Katolik Roma di dunia mengatakan bahwa Tuhan meminta setiap orang untuk “membangunkan kembali dan mempraktikkan solidaritas dan harapan yang mampu memberikan kekuatan, dukungan, dan makna pada saat-saat ini ketika segala sesuatu tampak menggelepar.”
Dia berdoa di depan salib kayu yang biasanya disimpan di gereja Roma dan dibawa ke Vatikan untuk kebaktian khusus.
Menurut tradisi, wabah yang melanda Roma pada 1522 mulai surut setelah salib itu dibawa berkeliling di jalan-jalan ibu kota Italia selama 16 hari pada tahun tersebut.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.