nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Aceh Siapkan Tanah Kuburan Massal Korban Corona, Ini Klarifikasi Jubir Covid-19

Windy Phagta, Okezone · Minggu 29 Maret 2020 12:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 29 340 2190708 heboh-aceh-siapkan-tanah-kuburan-massal-korban-corona-ini-klarifikasi-jubir-covid-19-ykilWbBVc6.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

BANDA ACEH — Juru Bicara Pemerintah Aceh untuk Penanganan Covid-19, Saifullah Abdulgani alias SAG mengklarifikasi pernyataannya soal pemerintah Aceh sedang menyiapkan kuburan massal untuk jenazah korban virus corona.

SAG mengatakan, tanah yang disiapkan pemerintah itu bukan untuk kuburan massal seperti diucapkannya dalam konferensi pers, Sabtu 28 Maret kemarin, dan viral di media sosial. Melainkan tanah pemakaman jenazah pasien RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh.

“Bukan mempersiapkan kuburan massal, melaikan tanah untuk pemakaman jenazah dari RSUZA Banda Aceh,” kata Saifullah dalam keterangan tertulis dikirim ke media, Minggu (29/3/2020).

Saifullah meminta maaf kepada seluruh masyarakat Aceh dan publik nasional atas penyataan yang diakuinya kurang tepat terkait tanah untuk kuburan massal korban corona.

 Virus corona

Dia menjelaskan, lahan di Kabupaten Aceh Besar tersebut sebenarnya telah lama dibeli pemerintah Aceh di bawah koordinasi Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA). Pembelian dilakukan pada 2007 untuk pemakaman jenazah dari RSUZA Banda Aceh, seperti jenazah orang tak dikenal, atau jenazah lain dari RSUZA, yang membutuhkan tempat pemakaman.

SAG menjelaskan yang sedang dilakukan saat ini hanya lend clearing saja, dan sifatnya untuk antisipasi.

Apabila RSUZA mau memakamkan jenazah tidak dikenal atau jenazah lain dapat dimakamkan di lahan tersebut. Jadi, bukan kuburan massal, dan penyampaian awal yang tampak dalam video konferensi pers Jubir Covid-19, pada Sabtu 28 Maret 2020.

“Penyampaian awal salah dan tidak benar bahwa pemerintah Aceh menyiapkan kuburan massal,” kata SAG yang kembali meminta maaf atas kekhilafannya menyebut kuburan massal sebelumnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini