nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penutupan Jalan Utama di Balikpapan Berlaku Selasa Besok

Amir Sarifudin , Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 22:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 30 340 2191494 penutupan-jalan-utama-di-balikpapan-berlaku-selasa-besok-aUhzHXRVE8.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

BALIKPAPAN -  Pemerintah Kota Balikpapan mulai Selasa 31 Maret 2020 besok akan melakukan pengetatan sosial salah satunya menutup tujuh jalan utama yang banyak dilintasi masyarakat sehubungan dengan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Penutupan ruas jalan ini tertuang dalam surat edaran wali kota mulai pukul 09.00 hingga 15.00 Wita, dan pukul 20.00 hingga pukul 04.00 Wita.

Jalan utama yang ditutup meliputi 9 titik di antaranya, Jalan MT Haryono (Simpang Wika dan Simpang Beruang Madu, Jalan Ruhuy Rahayu (Simpang BSCC DOME), Jalan Asnawi Arbain (simpang Pengadilan Agama).

Juga Jalan Jenderal Ahmad Yani (Simpang Plaza Balikpapan dan Simpang Muara Rapak), Jalan Mayjen Soetoyo (Simpang Markoni), Jalan Tjutjup Suparna/Boulevard Balikpapan Baru (Simpang Empat Balikpapan Baru) dan Jalan Imat Saili Sungai Ampal.

“Penutupan jalan tersebut dikecualikan untuk kendaraan emergency, TNI/Polri, petugas BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Kesehatan, PMI, Gugus Tugas, jasa antar jemput makanan daring (online), keperluan berobat, mengurus keluarga meninggal maupun sakit keras,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi.

“Berlaku mulai Selasa sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian,” ujarnya.

Selain penutupan ruas jalan juga diberlakukan jam malam yakni mulai pukul 23.00 hingga 04.00 Wita.

Menurutnya, kebijakan itu atas kesepakatan bersama yakni forkopimda, DPRD Balikpapan dan telah disetujui Kapolda dan Pangdam setempat.

“Tadi juga minta persetujuan Polda dan Pangdam mulai besok lakukan pengetatan sosial. Kita menghindari lockdown atau karantina wilayah karena wewenang pusat. Berdasarkan UU maka kita pakai pengetatan sosial,” papar Rizal.

Pengetatan sosial ini lanjutnya, dilakukan masih banyaknya aktivitas masyarakat di tempat-tempat umum, sehingga imbauan social distancing dirasa belum efektif dalam mencegah penyebaran virus corona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini