
Warung es kelapa Isni buka sejak pukul 09.00 WIB dan tutup pukul 11.00 WIB malam. Namun sejak ada corona, ia menutup dagangannya lebih awal.
Baca juga: IDI: Identitas Pasien Covid-19 Harus Dibuka
Virus corona sangat memengaruhi penjualan pedagang. Tak jarang banyak pedagang menjerit karena minim pembeli, padahal dari hasil dagang itulah mereka hidup sehari-hari.
"Pedagang pecel aja itu sebelah saya tutup cepet karena orang sepi , jadi saya kalau dia tutup saya juga tutup, biasanya sampai jam 1 malam,” ujarnya.
Dahlan, pedagang batagor dan siomay juga merasakan hal yang sama dengan Isni. Ia biasa ngetem di dekat Madrasah Tsanawiyah Al-Makmur.