YOGYAKARTA – Peneliti Deep Learning dan Sistem Cerdas Universitas Brawijaya Malang, Novanto Yudistira memaparkan data yang didapatkan terkait persebaran Virus Corona Covid-19 di seluruh dunia.
Dia menyimpulkan Virus Corona menyebar dengan cepat di negara-negara yang terletak di iklim subtropis terutama yang memiliki aktivitas ekonomi serta kepadatan populasi.
Dalam penelitian yang dikirimkan pada media, Novanto memaparkan indeks Ultraviolet (UV) dan Ozon juga memiliki korelasi dengan penyebaran global pandemi Covid-19. Ia membandingkan banyaknya kasus yang terjadi di negara subtropis dengan negara-negara tropis salah satunya Indonesia.
“Sinar UV dsn Ozon sudah cukup kuat untuk diperhitungkan sebagai faktor untuk meminimalkan efek pandemi Covid-19. Tapi, di kota-kota terdapat polusi udara yang berat, indeks UV tinggi mungkin tidak ada artinya dalam menonaktifkan virus,” ungkapnya.
Disebutkan Novanto negara-negara subtropis utara meliputi sebagian besar Eropa (kecuali Skandinavia), Asia Tengah, Asia Timur dan Asia Barat serta Amerika Serikat mulai beranjak menuju musim semi memiliki kecenderungan grafik menurun. Namun perlu adanya perhatian untuk daerah subtropis selatan yang akan memulai musim gugur menuju musim dingin.