Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peneliti Universitas Brawijaya Sebut Paparan UV Bantu Indonesia Cegah Corona

krjogja.com , Jurnalis-Senin, 06 April 2020 |10:43 WIB
Peneliti Universitas Brawijaya Sebut Paparan UV Bantu Indonesia Cegah Corona
Ilustrasi (Dok. okezone)
A
A
A

“Lockdown bertahap dari longgar ke ketat di negara-negara subtropis selatan sesuai penurunan indeks UV dari waktu ke waktu dapat diperhitungkan untuk mengurangi beban ekonomi. Di subtropis utara, khususnya Italia yang punya kasus terbanyak di Erupa terlihat juga data rendahnya indeks UV periode Januari-Maret 2020 ditambah polusi udara yang terkonsentrasi di Italia bagian utara menunjukkan korelasi dengan banyaknya orang terjangkit Covid-19,” ungkapnya lagi.

Sementara terkait Indonesia yang memiliki iklim tropis dengan UV yang masuk kategori tinggi menjadi keuntungan terkait penyebaran Covid-19.

“Ini keuntungan kita dengan UV yang tinggi sepanjang musim. Ini yang menurut data yang kami miliki membuat penyebaran Covid-19 tidak seeksklusif di negara-negara subtropis yang punya suhu udara maksimal 18 derajat celsius saat musim dingin,” sambung dia.

Hanya saja, Novanto meminta seluruh pihak untuk memperhatikan kota-kota dengan tingkat polusi udara tinggi yang sangat mungkin mempengaruhi persebaran virus.

“Harus diantisipasi juga bahwa fase eksponensial akan tinggi karena meski indeks UV tinggi tapi tingkat polusi udara juga tinggi,” pungkas dia.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement