Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Diimbau Wajib Pakai Masker, Pemerintah: Masih Ada OTG Tak Terdeteksi

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 06 April 2020 |16:41 WIB
Warga Diimbau Wajib Pakai Masker, Pemerintah: Masih Ada OTG Tak Terdeteksi
Jubir Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (Foto: YouTube/@BNPB Indonesia)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah kian gencar mengimbau masyarakat agar senantiasa mengenakan masker saat beraktivitas di tengah wabah virus corona (Covid-19). Hal itu sejalan dengan seruan dari badan kesehatan dunia WHO terhadap seluruh negara yang menjadi epidemi virus tersebut.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan, penggunaan masker dewasa ini menjadi wajib lantaran masih adanya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak terdeteksi telah terpapar virus asal Wuhan, China itu.

"Kami sadari tambahnya kasus tiap hari, karena kami yakini masih ada sumber penular yang susah kami deteksi atau kami tandai. Karena sebagian mereka kelompok OTG," kata Yurianto dalam konferensi pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta yang ditayangkan melalui saluran YouTube BNPB, Senin (6/4/2020).

OTG itu, kata Yuri, tidak bisa merasakan bahwa dalam tubuhnya sakit dan memiliki virus corona tersebut. Sebab itu, ketika melakukan kegiatan di masyarakat tanpa disadari, mereka telah menyebarkan virus tersebut ke orang lainnya melalui droplet.

"Yaitu orang yang dalam tubuhnya ada virus dan kembang biak dan menyebar ke sekitarnya melalui droplet pada saat bicara, bersin, dan batuk," ujar Yurianto.

Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dikatakan Yurianto, telah menerapkan apa yang menjadi seruan WHO soal keharusan mengenakan masker untuk masyarakat.

"Presiden Jokowi ingatkan kita sejalan rekomendasi organisasi WHO agar seluruh masyarakat gunakan masker, sekali lagi agar masyarakat gunakan masker, terutama saat aktivitas di luar rumah," tutur Yurianto.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement