nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswi SMP Tewas Dibunuh dan Diperkosa oleh Pelatih Pramuka

Era Neizma Wedya, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 02:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 06 610 2194602 siswi-smp-tewas-dibunuh-dan-diperkosa-oleh-pelatih-pramuka-1uNxbCD8Zt.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

OGAN KOMERING ULU – Misteri kematian siswi SMP berinisial RN (13) yang mayatnya ditemukan di kawasan hutan dekat lapanga olahraga sekolah di Dusun 2, Desa Tebing Kampung, Semidang Aji, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan akhirnya terungkap.

Korban diduga dibunuh oleh pelatih Pramuka sekolahnya berinisial Aldy Sukma Wijaya (19) warga Tebing Kampung. Tersangka diduga sempat memperkosa korban sebelum menghabisinya, pada Kamis 2 April 2020 malam.

Hal itu diungkapkan Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga, Minggu (5/4/2020), berdasarkan hasil penyidikan pihaknya.

Jasad RN ditemukan mengenaskan, pada Jumat 3 April 2020 petang. Sehari sebelumnya, Kamis pagi, tersangka diduga mengirimkan pesan ke RN melalui masengger Facebook meminta korban datang ke sekolah.

“Tersangka meminta korban datang sendirian, ke sekolah,” kata Arif Hidayat didampingi Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Wahyu Setyo Pranoto.

 Ilustrasi

RN yang merupakan remaja dari Desa Tubohon akhirnya datang ke sekolah diantar oleh ayah dan ibunya. Setiba di SMP tersebut, korban langsung menuju ke aula di belakang sekolah.

“Korban diantar kedua orangtuanya sampai di gerbang sekolah, dan orang tua korban menunggu di kantin depan sekolah.”

Tersangka kemudian menemui korban di aula belakang sekolah, kemudian mengajaknya ke lapangan olahraga. Sesampai di sana, tersangka meminta korban berbalik membelakanginya.

Pada saat itulah tersangka mengambil kayu di sekitar lokasi dan memukul kepala belakang korban sebanyak dua kali. “Lalu korban jatuh tersungkur dan pingsan,” kata Arif.

Setelah korbannya ambruk, tersangka mengangkat korban dan membawanya ke hutan dekat lapangan olahraga. Di hutan itu, korban diikat dan mata ditutup dengan dasi pramuka korban. Kaos kaki korban digunakan untuk menyumpal mulut korban. Sementara dua tangan korban diikat dengan tali rafia yang dibawa korban.

“Tali rafia ini memang tersangka yang menyuruh korban bawa dari rumah,” ujar Kapolres OKU.

Melihat kondisi korbannya tak berkutik, tersangka kemudian membuka baju dan menggerayangi korban. Belum lama aksi mesumnya berlangsung, tiba-tiba korban bergerak dan berusaha memberontak. Sehingga membuat tersangka panik. Lalu tersangka memukul wajah korbannya hingga RN lemas kembali.

“Saat itulah tersangka menyetubuhi korban. Setelah selesai, tersangka lalu mengikat leher korban dengan dasi milik korban hingga korban tidak bergerak lagi,” katanya.

Tersangka kemudian menusuk korban dengan dengan kayu hingga meninggal dunia. Celakanya, dalam kondisi tak bernyawa, tersangka diduga sempat menyetubuhi korban lagi. Tersangka juga menusukkan kayu ke selangkangan korban.

“Setelah itu tersangka merapikan baju korban dan menutupi jasad korban dengan dedaunan. Kemudian tersangka pergi meninggalkan korban tersebut,” ujar Kapolres.

Tersangka sudah ditangkap dan kini dtahan di Mapolres OKU.

“Tersangka akan dikenakan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP, dengan pasal pembunuham berencana dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati dan subsider pasal penganiayaan berat sehingga menghilangkan nyawa orang lain.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini